Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Warga Banyuwangi Turun ke Jalan Dukung Keberlanjutan Program MBG

M Ksatria Raya • Minggu, 28 Juni 2026 | 06:05 WIB
Ibu-ibu ikut demo mendukung keberlanjutan program MBG dengan sasaran kantor DPRD dan depan kantor Pemkab Banyuwangi, Sabtu (27/6). (Ksatria Raya/Radar Banyuwangi)
Ibu-ibu ikut demo mendukung keberlanjutan program MBG dengan sasaran kantor DPRD dan depan kantor Pemkab Banyuwangi, Sabtu (27/6). (Ksatria Raya/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Ribuan warga Banyuwangi yang mengaku merasakan manfaat langsung dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turun ke jalan, Jumat (27/6), untuk menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Massa menilai MBG tidak hanya meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang melibatkan petani, nelayan, hingga pelaku usaha.

Aksi damai yang digelar Forum Masyarakat Banyuwangi Bergerak (FMBG) itu berlangsung sejak pagi. Peserta berkumpul di depan Stadion Diponegoro sebelum melakukan long march menuju Kantor Pemkab Banyuwangi dan Gedung DPRD Banyuwangi. Sepanjang perjalanan mereka membawa spanduk, poster, dan menyuarakan aspirasi agar pemerintah terus melanjutkan program MBG.

Ribuan Penerima Manfaat Sampaikan Aspirasi

Koordinator aksi, Muhammad Alfan Saifudin, mengatakan demonstrasi tersebut mewakili sekitar 7.000 masyarakat Banyuwangi yang memperoleh manfaat langsung dari program MBG.

Kelompok yang terlibat berasal dari berbagai kalangan, mulai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), petani, nelayan, tenaga kerja pendukung program, hingga keluarga penerima manfaat.

"Kami membawa aspirasi 7 ribu rakyat Banyuwangi yang terdiri dari mitra SPPG, petani, nelayan hingga para penerima manfaat agar program MBG di Banyuwangi bisa terus berlanjut serta jangan diganggu karena ini program yang bermanfaat dan gratis bagi banyak orang," ujarnya.

Dinilai Bukan Sekadar Program Makan Gratis

Dalam orasinya, perwakilan peserta aksi, Sutrisno, menegaskan bahwa manfaat MBG jauh lebih luas daripada sekadar menyediakan makanan bergizi bagi anak sekolah.

Menurutnya, kelompok rentan seperti ibu hamil juga memperoleh manfaat sehingga keberlangsungan program dinilai penting untuk menjaga kesehatan masyarakat.

"Jika MBG diberhentikan, apa mereka paham bahwa MBG ini bukan hanya untuk anak sekolah, tetapi juga ada ibu hamil yang menerima manfaat serta sangat berharga bagi orang miskin," katanya.

Ia menambahkan, keberadaan MBG turut membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus meningkatkan permintaan hasil pertanian dan perikanan lokal.

"MBG juga membuka banyak lapangan pekerjaan hingga para petani yang ikut juga merasakan dampaknya," ujarnya.

Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan

Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, peserta aksi menilai program MBG telah menciptakan efek berganda terhadap perekonomian daerah.

Kebutuhan bahan pangan yang dipasok secara rutin mendorong peningkatan pendapatan petani, nelayan, serta pelaku usaha kecil yang menjadi bagian dari rantai distribusi program tersebut.

Perwakilan aksi lainnya, Warang Agung, mengatakan manfaat MBG telah dirasakan hingga masyarakat lapisan bawah.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat karena melibatkan banyak pelaku usaha lokal.

"Ini merupakan program yang bisa membuat kita berdiri di kaki sendiri. Harapannya kita semua tetap semangat memperjuangkan keberlanjutan MBG dan jangan sampai program ini dilemahkan atau dihentikan begitu saja karena banyak harapan dari teman-teman yang disandarkan kepada MBG," katanya.

Harapan Program Tetap Berjalan

Melalui aksi damai tersebut, massa berharap pemerintah tetap mempertahankan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program strategis nasional.

Bagi mereka, keberlanjutan MBG bukan hanya menyangkut pemenuhan gizi generasi muda, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem penyedia bahan pangan di Banyuwangi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#petani nelayan #makan bergizi #banyuwangi #Aksi Damai #program mbg