RADARBANYUWANGI.ID - Pagi yang mestinya tenang di ruas Jalan Brawijaya, Kecamatan Giri, Banyuwangi, berubah menjadi kepanikan sesaat setelah kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang empat Mojopanggung, Minggu (21/6) pukul 06.56 WIB. Sebuah sepeda motor Honda Scoopy dan dump truck Hino terlibat tabrakan keras di persimpangan jalan nasional tersebut.
Peristiwa itu melibatkan Honda Scoopy bernopol P 3803 QBM yang dikendarai LM, 24, warga Kecamatan Glenmore, serta dump truck Hino L 8847 UF yang dikemudikan RAN, 24, warga Kecamatan Sempu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor melaju dari arah timur ke barat dan melintas persimpangan saat lampu lalu lintas menunjukkan sinyal hijau. Pengendara motor pun tetap melanjutkan perjalanan sesuai aturan.
Namun di saat bersamaan, dump truck yang melaju dari arah selatan ke utara diduga tidak mengindahkan lampu merah dan tetap melintas di simpang empat tersebut.
Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras pun terjadi tepat di tengah persimpangan, mengagetkan pengguna jalan lain yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Akibat insiden tersebut, pengendara Honda Scoopy mengalami luka di bagian kepala dan sempat tidak sadarkan diri di lokasi kejadian. Korban kemudian segera dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfiyan, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Petugas telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat,” ujarnya.
Ia menyebutkan, dugaan sementara kecelakaan terjadi karena kedua kendaraan melaju hampir bersamaan saat memasuki persimpangan, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Meski demikian, polisi masih mendalami apakah terdapat unsur kelalaian, termasuk kemungkinan pelanggaran lampu lalu lintas oleh salah satu pengendara.
Pepri juga mengingatkan pengguna jalan agar tidak hanya bergantung pada lampu hijau saat melintasi persimpangan.
“Pengendara diharapkan tetap memperhatikan situasi arus lalu lintas dari arah lain dan mengurangi kecepatan saat memasuki persimpangan guna mencegah terjadinya kecelakaan,” imbaunya.
Ia menegaskan, saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi. Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan di Mako Satlantas untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa persimpangan jalan bukan sekadar titik temu arus kendaraan, tetapi juga titik rawan yang menuntut kewaspadaan penuh dari setiap pengendara, bahkan saat lampu lalu lintas menunjukkan warna hijau. (rio/sgt)
Editor : Ali Sodiqin