Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Nekat Mendahului Truk, Pengendara Motor di Genteng Banyuwangi Tewas di Tempat

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 12 Juni 2026 | 05:00 WIB
EVAKUASI: Jajaran Unit Lantas Polsek Genteng bersama warga dan relawan melakukan penanganan korban kecelakaan di Jalan Raya Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Rabu sore (10/6). (Polsek Genteng for Radar Banyuwangi)
EVAKUASI: Jajaran Unit Lantas Polsek Genteng bersama warga dan relawan melakukan penanganan korban kecelakaan di Jalan Raya Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Rabu sore (10/6). (Polsek Genteng for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Detik-detik upaya mendahului kendaraan di jalur padat Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, berakhir tragis. Seorang pengendara motor tewas mengenaskan setelah terlibat tabrakan dan terlindas truk tronton di Jalan Raya depan Toko Pertanian Dusun Krajan II, Rabu (10/6) sekitar pukul 16.09 WIB.

Korban diketahui bernama Ana Fitria (32), wiraswasta asal Dusun Krajan II, Desa/Kecamatan Gambiran. Ia mengendarai sepeda motor Honda Vario putih bernopol P 6229 XN dan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang diderita.

Peristiwa maut ini sontak membuat arus lalu lintas di jalur selatan Banyuwangi tersendat. Warga sekitar lokasi kejadian berhamburan membantu sebelum petugas kepolisian tiba di tempat.

Informasi dari kepolisian menyebutkan, kecelakaan bermula saat truk tronton Isuzu Giga putih bernopol B 9699 PEU yang dikemudikan Nurul Mu’arief (34), warga Kecamatan Nguling, Pasuruan, melaju dari arah barat ke timur.

Di waktu bersamaan, korban Ana Fitria berada tepat di belakang truk tersebut dan berusaha melakukan manuver mendahului dari sisi kiri jalan.

“Di saat yang sama, korban melaju searah tepat di belakang truk besar tersebut,” ujar Kanitlantas Polsek Genteng Ipda Suwandono.

Namun, upaya mendahului itu berubah menjadi petaka. Dari arah berlawanan, muncul sepeda motor Honda Vario hitam bernopol P 3239 QBG yang dikendarai Nur Athiqotul Mufidah (23), mahasiswa asal Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan frontal antara dua sepeda motor tak terhindarkan. Benturan keras membuat motor yang dikendarai Nur Athiqotul terpental, sementara motor korban Ana Fitria jatuh ke sisi kiri jalan.

Nahas, posisi jatuhnya tepat berada di bawah kolong truk tronton yang sedang melaju. Dalam hitungan detik, tubuh korban terlindas roda kendaraan berat tersebut hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat kejadian.

“Truk tronton langsung berhenti sesaat setelah kecelakaan terjadi,” ungkap Suwandono.

Sementara itu, pengendara motor lainnya, Nur Athiqotul Mufidah, selamat namun mengalami luka-luka. Ia mengalami luka robek di bawah gusi serta cedera pada jari tangan kanan. Korban langsung dievakuasi warga dan petugas ke RSUD Genteng untuk mendapatkan perawatan medis.

Petugas kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian. Penanganan kasus kecelakaan ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi.

Polisi juga kembali mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melakukan manuver mendahului kendaraan besar, terutama di jalur dengan visibilitas terbatas.

“Jangan memaksakan diri mendahului jika kondisi jalan dari arah berlawanan belum aman,” tegas Suwandono.

Kecelakaan ini kembali menambah daftar panjang insiden maut di jalur selatan Banyuwangi yang dikenal padat kendaraan besar dan rawan kecelakaan, terutama saat jam sibuk sore hari. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#kecelakaan Genteng #Vario tewas #jalur selatan #laka lantas #truk tronton