RADARBANYUWANGI.ID - Perjalanan kereta api di lintas selatan Jawa mengalami gangguan serius pada Senin (6/4/2026) siang.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto tengah berupaya keras menangani anjloknya tiga kereta pada rangkaian KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen yang terjadi di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Insiden tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.15 WIB di KM 312+1, tepatnya pada posisi wesel 21A dan 21B.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas kereta api di jalur tersebut sempat terhenti total karena petak jalan baik jalur hulu maupun hilir tidak dapat dilalui sementara waktu.
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyatakan bahwa tim tanggap darurat telah diterjunkan ke lokasi sesaat setelah laporan diterima.
Fokus utama petugas saat ini adalah mengevakuasi rangkaian yang keluar dari rel dan memulihkan kondisi jalur agar dapat kembali dioperasikan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini. Petugas KAI bersama tim terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar,” ujar As'ad dalam keterangan resminya, dikutip Antara.
Guna meminimalisasi keterlambatan yang lebih luas, KAI memberlakukan rekayasa pola operasi berupa pengalihan rute (memutar) bagi sejumlah perjalanan kereta api yang seharusnya melintasi jalur Bumiayu.
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap penumpang KA Bangunkarta yang terdampak langsung, KAI Daop 5 Purwokerto telah menyediakan 10 unit bus untuk mengantar pelanggan menuju destinasi masing-masing.
Langkah ini diambil agar mobilisasi penumpang tetap terjaga meskipun proses evakuasi sarana masih berlangsung.
Hingga saat ini, pihak KAI masih mendalami penyebab pasti anjloknya rangkaian kereta tersebut.
Investigasi mendalam akan dilakukan segera setelah jalur dinyatakan steril dan operasional kembali normal.
“Kami akan mengupayakan penanganan secara maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal secepat mungkin tanpa mengesampingkan aspek keselamatan,” pungkas As’ad.
KAI mengimbau para calon penumpang untuk terus memantau kanal resmi perusahaan guna mendapatkan informasi terkini mengenai jadwal dan perubahan pola operasi perjalanan kereta api.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara