RADARBANYUWANGI.ID – Di tengah musim hujan disertai petir, masyarakat diimbau waspada terhadap risiko sambaran petir pada jaringan listrik rumah.
Petir yang mengandung tegangan hingga ratusan juta volt dapat menyebabkan kerusakan serius pada perangkat elektronik jika tidak ada perlindungan yang memadai.
1. Petir Bisa Menyambar Lewat Jaringan Listrik PLN
Ketika petir menyambar tiang listrik, trafo, atau kabel PLN di udara, sebagian energi sambaran dapat mengalir ke jaringan distribusi listrik yang terhubung ke rumah-rumah warga.
Lonjakan arus (surge) ini dapat merusak alat elektronik, membuat MCB trip, bahkan menyebabkan korsleting.
2. Grounding Rumah Tidak Optimal
Sistem grounding (arde) berfungsi menyalurkan muatan listrik ke tanah.
Namun, jika grounding lemah atau rusak, energi lonjakan dari petir tidak bisa tersalurkan, dan justru mengalir ke instalasi listrik rumah.
Inilah alasan kenapa TV, kulkas, hingga modem bisa gosong saat hujan petir.
3. Induksi Elektromagnetik dari Sambaran Dekat
Petir tak harus menyambar langsung kabel untuk menyebabkan kerusakan.
Gelombang elektromagnetik kuat dari sambaran di sekitar rumah bisa menginduksi arus listrik tambahan ke kabel PLN, antena, atau jaringan internet.
Akibatnya, meski sambaran jauh, alat elektronik tetap bisa rusak.
4. Masuk Lewat Kabel Data dan Antena
Selain jaringan listrik, sambaran petir juga bisa masuk lewat:
-
Kabel antena TV parabola
-
Kabel internet LAN/fiber
-
Telepon rumah
Semua jalur ini bisa menyalurkan energi berlebih ke perangkat di rumah.
Cara Melindungi Rumah dari Petir
Agar aman dari risiko sambaran petir, berikut langkah pencegahannya:
-
Pasang penangkal petir (lightning rod) di atap rumah.
-
Perkuat sistem grounding, minimal dua batang tembaga tertanam di tanah lembap.
-
Gunakan surge protector atau stabilizer modern untuk perangkat elektronik.
-
Cabut colokan listrik saat badai petir parah.
-
Matikan perangkat sensitif seperti TV, komputer, dan router.
Dengan perlindungan yang tepat, rumah dan perangkat elektronik bisa lebih aman dari lonjakan listrik akibat sambaran petir.
Musim hujan bukan berarti harus was-was — asal siap dengan sistem keamanan listrik yang benar. (*)
Editor : Ali Sodiqin