Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

RS Bina Sehat Jember Kerahkan 18 Ambulans ke Probolinggo, Evakuasi Karyawannya yang Jadi Korban Bus Rem Blong Bromo

Ali Sodiqin • Senin, 15 September 2025 | 02:31 WIB

Kondisi Bus PO Ind
Kondisi Bus PO Ind

RADARBANYUWANGI.ID - Tragedi kecelakaan bus pariwisata rombongan RS Bina Sehat (RSBS) Jember di Jalur Wisata Bromo, Minggu (14/9/2025), memaksa rumah sakit swasta terbesar di Jember itu mengirimkan 18 ambulans sekaligus untuk mengevakuasi korban.

Bus pariwisata milik PO Ind’s 88 warna merah itu mengalami rem blong saat menuruni Jalan Raya Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 11.45 WIB.

Bus berisi puluhan tenaga kesehatan (nakes) dan keluarga mereka yang baru saja berlibur di Gunung Bromo.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Tragedi Bus RS Bina Sehat Jember Rem Blong di Jalur Bromo, 8 Orang Tewas di Tempat

Evakuasi Besar-Besaran

Direktur RS Bina Sehat, Faida, mengonfirmasi pengiriman puluhan ambulans tersebut.

“Kami sedang di Probolinggo membawa 18 ambulans dengan patwal untuk mengevakuasi korban yang mengalami luka-luka,” ujar Faida.

Ambulans itu dikerahkan langsung dari Jember menuju lokasi kejadian begitu kabar kecelakaan diterima.

Tim medis RSBS bergerak cepat untuk membantu proses evakuasi yang sempat terkendala kondisi bus yang ringsek dan korban yang terjepit.

Baca Juga: Tragis! 8 Orang Tewas dalam Kecelakaan Bus RS Bina Sehat Jember di Jalur Wisata Bromo, Ini Identitas Korban

Korban Tewas dan Luka

Dalam kecelakaan ini, delapan orang dilaporkan meninggal dunia, tujuh di lokasi dan satu di rumah sakit.

Sementara puluhan penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan, sebagian masih dalam kondisi kritis.

Korban yang terluka dilarikan ke Puskesmas Lumbang, Puskesmas Sukapura, dan RSUD dr. Saleh Probolinggo menggunakan ambulans RSBS dan bantuan kendaraan medis setempat.

Identitas Korban Tewas

Hingga malam, delapan korban meninggal berhasil diidentifikasi, di antaranya:

  1. Bella Puteri Kayila Nuryati (10) – Patrang, Jember.

  2. Hesti Purwa Wredamaya (39) – Ajung, Jember.

  3. Hendra Pratama (37) – Kaliwates, Jember.

  4. Wardatus Soleha (35) – Panti, Jember (istri Hendra).

  5. Aiza Fahrani Agustin (7) – Panti, Jember (anak Hendra).

  6. Arti Wibowati (34) – Wuluhan, Jember.

  7. Nasha Azkiya Nayyara (14) – Patrang, Jember.

  8. Dessy Eka Agustin (33) – Jenggawah, Jember.

Kesigapan Petugas

Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira mengatakan, pengiriman 18 ambulans tersebut mempercepat proses evakuasi dan penanganan medis.

“Berkat dukungan RSBS dan warga sekitar, proses evakuasi korban bisa dilakukan lebih cepat meski kondisi medan cukup sulit,” ujarnya.

Penyelidikan Penyebab

Polisi menduga kecelakaan disebabkan rem blong, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan. Sopir bus dan pihak pengelola PO Ind’s 88 telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Tragedi ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban. Hingga Minggu malam, proses identifikasi korban meninggal terus berlangsung di RSUD dr. Saleh, sementara tim medis RSBS tetap siaga di lokasi dan rumah sakit rujukan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan maksimal. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#RS Bina Sehat Jember #ambulans #8 tewas #rombongan bus #probolinggo #wisata bromo