Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mobil Pikap Mitsubishi L300 Disikat Maling, Pelaku Terekam Menutupi CCTV di Rumah Korban

Zamrozi Wahyu • Senin, 21 Juli 2025 | 15:31 WIB
REKAMAN: Detik-detik rekaman yang menunjukkan pelaku menutup CCTV yang dipasang di rumah korban di Dusun Sukomukti, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo pada Jumat (18/7) sekitar pukul 03.00.
REKAMAN: Detik-detik rekaman yang menunjukkan pelaku menutup CCTV yang dipasang di rumah korban di Dusun Sukomukti, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo pada Jumat (18/7) sekitar pukul 03.00.

RadarBanyuwangi.id - Mobil Mitsubishi L300 dengan nomor polisi P 8836 VH milik Rian Aji Narantaka, 31, asal Dusun Sukomukti, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo yang diparkir di halaman mendadak hilang pada Jumat (18/7). Dari rekaman CCTV yang dipasang di rumah korban, diduga mobil itu disikat maling.

Dugaan itu berdasarkan rekaman CCTV pada Jumat (18/7) sekitar pukul 03.00, mneunjukkan ada orang yang tidak dikenal datang dan menutup kamera CCTV. Saat itu, mobil milik korban masih ada di depan rumah korban. “Saat kejadian saya tidak langsung lapor ke polisi,” terang Rian Aji Narantaka.

Rian yang melaporkan dugaan pencurian itu pada Sabtu (19/7), mengatakan akibat kejadian itu mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta. “Itu belum termasuk biaya modifikasi mobil,” kata pemilik toko obat itu.

Rian mengaku kali pertama mengetahui mobilnya hilang sekitar pukul 05.00. Saat keluar rumah, kaget melihat mobil pikap miliknya sudah tidak ada. Saat diperiksa di halaman rumahnya, pintu gerbang rumah sudah terbuka. “Melihat gerbang terbuka, saya lihat mobil sudah tidak ada,” katanya.

Untuk memastikan kejadian yang di rumahnya ini, Rian langsung mengecek rekaman CCTV. Dalam rekaman itu tampak ada orang yang menutup kamera CCTV. “Dalam rekaman itu menunjukan pukul 03.09, awalnya hanya goyang, kemudian pukul 03.10, CCTV sudah tertutup kain,” katanya.

Rian mengaku serasa terhipnotis dan tertidur pulas. Ia tidak mendengar atau merasakan sesuatau. Padahal biasanya, sering terbangun pada pukul 03.00. “Rasanya kayak dihipnotis, biasanya jam tiga pagi bangun, kalau gerbang dibuka suaranya akan keras, tapi tidak terdengar sama sekali,” jelasnya.

Pencuri mobi ini, masih kata Rian, meninggalkan jejak bekas kaki pada tembok yang diduga saat pelaku memanjat untuk menutupi CCTV menggunakan kain. “Ada juga bekas dupa yang sudah dibakar, saya temukan di samping rumah,” terangnya.

Kapolsek Bangorejo AKP Hariyanto membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, masih ditangani Unit Reskrim untuk penyelidikan lebih lanjut. “Masih proses lidik,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.(cw3/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#Mitsubishi L300 #cctv #pikap #maling