RADARBANYUWANGI.ID - Polresta Banyuwangi menginisiasi pelaksanaan salat gaib untuk korban meninggal KMP Tunu Pratama Jaya, Jumat sore (11/7).
Pelaksanaan salat gaib yang berlangsung di pantai dekat Dermaga Bulusan itu diikuti ratusan orang.
Seluruh tim SAR gabungan ikut larut dalam kekusyukan salat gaib dengan latar belakang perairan Selat Bali itu.
Ada TNI, Polri, ASDP, syahbandar, dan berbagai pihak yang terlibat dalam pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya.
Hadir dalam kegiatan sore itu, Kapolresta Kombespol Rama Samtama Putra, Dandim Letkol (Arh) Joko Sukoyo, Danlanal Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, Ketua Tanfidzyah PCNU Banyuwangi Sunandi Zubaidi, serta pengasuh Ponpes Jaga Sholawat Desa Bagorejo, Srono, Wahyu Nur Hafifi.
Salat gaib dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan solidaritas memohon kemudahan dalam pencarian korban kapal tenggelam serta ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Salat gaib diawali salat ashar berjamaah, lalu dilanjutkan dengan doa bersama
Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar spiritual dari seluruh elemen masyarakat.
Dengan doa bersama yang dilakukan seluruh tim SAR, dia berharap bisa diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas.
“Kami bersama tim gabungan, tokoh agama dari PCNU, Muhammadiyah, LDII, pengelola pelabuhan, KSOP, ASDP, hingga para buruh pelabuhan ikut mendoakan para korban,” ujar Rama.
Doa dipanjatkan agar korban secepatnya ditemukan oleh tim SAR gabungan. Rama berharap seluruh korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Kami doakan para korban husnul khatimah, amalnya diterima, dan dosanya diampuni. Kami juga doakan keluarga korban diberi kekuatan dan kesabaran,” imbuhnya.
Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi Sunandi Zubaidi mengatakan, salat ghaib dilakukan serentak di seluruh masjid yang ada di Banyuwangi.
Dengan harapan, doa dari banyak orang akan memepermudah proses SAR yang sedang berlangsung.
“Kami instruksikan seluruh masjid menggelar salat gaib serentak. Alhamdulillah semua melaporkan sudah melaksanakannya. Semoga seluruh korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan.” ujar Kiai Sunandi. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin