Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Inovasi Banyuwangi: Lulus SMA Langsung Terima KTP dan KK, Siswa Tak Perlu Urus Adminduk Lagi

Salis Ali Muhyidin • Selasa, 5 Mei 2026 | 06:30 WIB
REKAM KTP: Pelajar melakukan rekaman data KTP di Kantor Pelayanan Kecamatan Sempu, Senin (4/5). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
REKAM KTP: Pelajar melakukan rekaman data KTP di Kantor Pelayanan Kecamatan Sempu, Senin (4/5). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

Pemkab Banyuwangi menghadirkan terobosan baru di bidang administrasi kependudukan. Kini, siswa yang lulus SMA/sederajat bisa langsung menerima pembaruan KTP dan KK tanpa harus mengurus secara terpisah.


RADARBANYUWANGI.ID – Kemudahan layanan publik terus diperkuat Pemkab Banyuwangi. Salah satunya melalui inovasi pembaruan administrasi kependudukan (adminduk) bagi pelajar tingkat akhir SMA, SMK, dan MA.

Program yang digagas Pemerintah Kecamatan Sempu ini berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memastikan para lulusan tidak hanya menerima ijazah, tetapi juga dokumen kependudukan yang telah diperbarui.

Camat Sempu Mujito menjelaskan, program tersebut melibatkan sekolah-sekolah di wilayahnya agar berperan aktif mendorong siswa segera mengurus adminduk setelah dinyatakan lulus.

“Program ini kolaborasi dengan satuan pendidikan. Kami minta pihak sekolah ikut mengarahkan siswa agar langsung mengurus adminduk,” ujarnya.

Melalui skema ini, siswa cukup melakukan perekaman KTP di kantor kecamatan atau melengkapi persyaratan administrasi lainnya. Selanjutnya, dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang telah diperbarui akan diserahkan bersamaan dengan momen kelulusan atau wisuda.

“Jadi saat wisuda, mereka tidak hanya menerima ijazah, tetapi juga dokumen adminduk seperti KTP dan KK terbaru,” jelas Mujito.

Langkah ini dinilai strategis untuk mendukung kesiapan generasi muda memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Pasalnya, dokumen kependudukan kerap menjadi syarat utama dalam berbagai keperluan administratif.

Selama ini, lanjut Mujito, masih banyak lulusan SLTA yang belum memperbarui data kependudukan, khususnya perubahan status dalam KK. Kondisi tersebut bahkan berpotensi memengaruhi indikator pembangunan daerah.

“Kami masih menemukan siswa yang sudah lulus tapi belum memperbarui KK. Ini juga berpengaruh pada indeks pembangunan manusia (IPM),” terangnya.

Dengan adanya program ini, seluruh lulusan diharapkan langsung memiliki dokumen kependudukan yang valid dan siap digunakan. Selain mempermudah layanan, kebijakan ini juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi sejak dini.

Rencananya, penyerahan perdana dokumen adminduk akan dilakukan pada Rabu (6/5) di SMK PGRI Sempu.

Pemkab Banyuwangi optimistis inovasi ini mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia, sekaligus memperkuat kualitas layanan publik yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#adminduk Banyuwangi #KTP siswa lulus SMA #program Dispendukcapil Sempu #pembaruan KK pelajar #inovasi layanan publik Banyuwangi