RADAR BANYUWANGI – Kawasaki Ninja 250 bukan sekadar mengandalkan tampilan agresif untuk memikat penggemar motor sport. Di balik fairing khas keluarga Ninja, motor ini membawa mesin dua silinder 249 cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 36 PS pada 12.500 rpm.
Spesifikasi tersebut membuat Kawasaki Ninja 250 tetap menarik di tengah persaingan motor sport 250 cc. Kombinasi mesin parallel twin, rangka trellis, transmisi enam percepatan, serta sejumlah teknologi pendukung menjadi modal utama motor ini untuk menghadirkan karakter berkendara sport sekaligus tetap digunakan untuk aktivitas harian.
Mesin 249 cc, Tenaga 36 PS
Jantung pacu Ninja 250 menggunakan mesin liquid-cooled, 4-stroke parallel twin berkapasitas 249 cc. Mesin tersebut mengadopsi konfigurasi DOHC dengan delapan katup dan sistem injeksi bahan bakar.
Kawasaki mencatat tenaga maksimal mencapai 26,5 kW atau 36 PS pada 12.500 rpm. Sementara torsi puncaknya mencapai 22 Nm pada 10.500 rpm.
Untuk menghasilkan performa tersebut, mesin memiliki diameter x langkah 62,0 x 41,2 mm dengan rasio kompresi 11,6:1. Sistem bahan bakarnya menggunakan fuel injection dengan throttle body berdiameter 32 mm x 2.
Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan dengan final drive menggunakan rantai.
Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah Assist & Slipper Clutch. Teknologi ini dirancang untuk membantu meringankan pengoperasian kopling sekaligus mendukung kontrol ketika terjadi engine braking atau penurunan gigi secara agresif.
Rangka Trellis dan Suspensi Uni Trak
Karakter sport Ninja 250 tidak hanya dibentuk oleh mesin. Kawasaki membekalinya dengan rangka trellis berbahan high-tensile steel.
Suspensi depan menggunakan telescopic fork berdiameter 41 mm dengan travel 120 mm. Di bagian belakang terdapat sistem Bottom-link Uni Trak dengan shock gas dan pengaturan spring preload.
Untuk menunjang pengendalian, roda depan menggunakan ban berukuran 110/70-17, sedangkan roda belakang menggunakan 140/70-17.
Sistem pengeremannya terdiri atas cakram petal semi-floating 310 mm di depan dengan kaliper dual-piston balanced-actuation. Di belakang terdapat cakram petal 220 mm dengan kaliper dual-piston.
Dimensi Masih Ramah untuk Pengendara
Meski membawa karakter motor sport, dimensi Ninja 250 dirancang agar masih relatif mudah dikendalikan.
Motor ini memiliki panjang 1.990 mm, lebar 710 mm, dan tinggi 1.125 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 1.370 mm, sedangkan ground clearance berada di angka 145 mm.
Tinggi jok tercatat 795 mm. Sementara berat kosongnya mencapai 163 kilogram dengan tangki bahan bakar berkapasitas 14 liter.
Kawasaki juga menyediakan teknologi ERGO-FIT, yang memungkinkan penyesuaian posisi berkendara agar lebih sesuai dengan postur pengendara.
Ada Indikator untuk Berkendara Lebih Ekonomis
Selain mengejar performa, Ninja 250 juga dibekali Economical Riding Indicator.
Fitur tersebut menjadi pengingat bagi pengendara untuk menerapkan gaya berkendara yang lebih efisien. Dengan demikian, karakter motor sport tidak selalu harus diterjemahkan sebagai berkendara agresif.
Perpaduan teknologi mesin, sasis dan fitur tersebut membuat Ninja 250 menawarkan paket yang cukup lengkap di kelas sportbike 250 cc.
Pada akhirnya, daya tarik Ninja 250 bukan hanya terletak pada angka tenaga 36 PS. Mesin dua silinder, desain sport, rangka trellis, fitur assist & slipper clutch, hingga ergonomi ERGO-FIT menjadi bagian dari paket yang membuat motor ini tetap punya daya tarik kuat bagi pencinta motor sport. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : kawasaki-motor.co.id