RADAR BANYUWANGI – Kecemasan keluarga Soni Marta Andika, 41, korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, mulai mendapat pendampingan khusus. UPTD Puskesmas Gentengkulon rutin mendatangi rumah Soni di Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, untuk menjaga kondisi fisik dan mental istri serta anak-anaknya selama proses pencarian berlangsung.
Tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Banyuwangi mulai rutin menyambangi kediaman keluarga sejak Selasa lalu. Sasaran utama pendampingan adalah Rini Handayani, 49, istri Soni, bersama anak-anaknya.
Beban psikologis keluarga cukup berat. Soni merupakan tulang punggung utama yang selama ini menopang kebutuhan anak-anak dan keluarga besarnya.
Karena itu, pendampingan tidak hanya dilakukan ketika keluarga mengalami keluhan kesehatan. Petugas secara rutin memantau kondisi mereka untuk mengantisipasi dampak tekanan batin yang berkepanjangan.
Penanggung Jawab Koordinator Program dan Administrasi UPTD Puskesmas Gentengkulon Titin Rustiningsih mengatakan, tenaga kesehatan memberikan pendampingan melalui tiga pendekatan utama trauma healing.
“Langkah pertama kami berikan psychological support atau penguatan mental agar Bu Rini dan anak-anaknya kuat menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Mental Dikuatkan, Kondisi Fisik Dipantau
Pendampingan berikutnya dilakukan dengan mengajak keluarga mendekatkan diri kepada Tuhan. Pendekatan tersebut diberikan untuk membantu keluarga memperoleh ketenangan sekaligus menghadapi situasi yang sedang mereka alami.
Selain kondisi psikologis, petugas juga mengingatkan keluarga agar tidak mengabaikan kebutuhan dasar selama masa pencarian.
"Selanjutnya, kami ingatkan betul pentingnya menjaga pola makan dan istirahat yang cukup kepada keluarga korban agar kondisi kesehatan mereka tidak sampai drop,” beber Titin.
Menurut dia, tekanan psikologis yang berat dapat berpengaruh terhadap kondisi fisik. Karena itu, pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam setiap kunjungan.
Tim nakes membawa peralatan medis untuk melakukan pemeriksaan secara berkala. Tekanan darah menjadi salah satu parameter yang dipantau, selain berbagai keluhan fisik yang disampaikan keluarga.
“Tekanan batin yang luar biasa biasanya berdampak langsung pada fisik, seperti tensi melonjak atau imun drop. Karena itu, pemeriksaan tensi dan kondisi umum rutin kami lakukan,” jelas Titin.
Pendampingan Berjalan Selama Proses Pencarian
Pendampingan tersebut dilakukan agar keluarga tetap mendapatkan perhatian medis selama menghadapi ketidakpastian mengenai keberadaan Soni.
“Kami ingin memastikan Bu Rini dan anak-anaknya tetap sehat dan terpantau secara medis selama proses pencarian ini berlangsung,” tegas Titin.
Bagi keluarga korban, proses pencarian Soni bukan hanya menyita energi dan pikiran, tetapi juga menghadirkan tekanan emosional yang berat. Kehadiran tenaga kesehatan di rumah menjadi bagian dari upaya menjaga agar kondisi tersebut tidak berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih serius.
Selama proses pencarian masih berlangsung, UPTD Puskesmas Gentengkulon terus melakukan pemantauan terhadap kondisi keluarga Soni, mencakup kesehatan fisik sekaligus dukungan psikologis. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin