RADAR BANYUWANGI - Kabar baik bagi pengguna jalur Probolinggo-Situbondo: Tol Probolinggo-Banyuwangi (Prosiwangi) Segmen 1 dan 2, Gending–Kraksaan–Paiton, segera dibuka untuk umum dan digratiskan selama 14 hari penuh. Selama masa uji coba tersebut, kendaraan dapat melintas 24 jam tanpa tarif, meski pengendara tetap wajib membawa kartu tol elektronik dan mematuhi aturan keselamatan.
Kepastian itu disampaikan Manajer Operasi PT Jasa Marga Probolinggo Banyuwangi (JPB) Nadila Sevitria, Jumat (11/9/2026).
“Ruas tol dibuka selama 14 hari selama 24 jam gratis,” kata Nadila.
Meski jadwal resmi pembukaan belum diumumkan, Nadila memastikan pengoperasian dua segmen tersebut tinggal menunggu waktu.
Bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur Pantura Probolinggo, pembukaan ruas ini menjadi kabar penting. Apalagi pemerintah daerah mendorong percepatan pengoperasian untuk membantu mobilitas warga menjelang rehabilitasi Jembatan Pajarakan.
Dua Segmen Tol Sudah Rampung 100 Persen
Secara konstruksi, Segmen 1 dan 2 Tol Prosiwangi yang menghubungkan Gending–Kraksaan–Paiton telah rampung sepenuhnya.
Penyelesaian tidak hanya mencakup badan jalan, tetapi juga gerbang transaksi dan berbagai rambu keselamatan yang dibutuhkan sebelum ruas tol digunakan masyarakat.
Ruas tersebut pun bukan kali pertama digunakan untuk simulasi. Sejumlah uji coba telah dilakukan, termasuk ketika periode arus mudik dan balik Lebaran.
Artinya, kesiapan fisik jalan sekaligus aspek operasional telah melalui tahapan pengujian sebelum nantinya dibuka untuk masyarakat umum.
Gratis 14 Hari, Pengendara Tetap Wajib Siapkan Kartu Tol
Meskipun tidak dikenakan tarif selama masa uji coba, pengguna tidak bisa menganggap ruas tersebut seperti jalan umum biasa.
Pengendara tetap diminta menyiapkan kartu tol elektronik ketika memasuki ruas tol.
Keselamatan berkendara juga menjadi perhatian utama. Pengguna wajib mengikuti ketentuan lalu lintas dan rambu yang telah dipasang sepanjang jalur.
Setelah masa gratis selama 14 hari berakhir, ruas tol akan mulai diberlakukan tarif.
Besaran tarif tersebut akan mengikuti keputusan Menteri PUPR.
Truk dan Trailer Boleh Melintas
Kabar lainnya, kendaraan berat seperti truk dan trailer diperbolehkan menggunakan ruas tol tersebut selama masa pengoperasian gratis.
Namun, ada pengecualian penting.
Pengelola akan melakukan filterisasi terhadap kendaraan yang masuk kategori over dimension over load (ODOL). Kendaraan yang melanggar ketentuan dimensi maupun muatan tersebut tidak diperbolehkan melintas.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan sekaligus kondisi konstruksi jalan tol.
Diprediksi Dilalui 5.000 Kendaraan Sehari
Pembukaan dua segmen tersebut diperkirakan langsung menarik minat pengguna jalan.
Nadila memprediksi volume lalu lintas dapat mencapai sekitar 5.000 kendaraan per hari setelah Segmen 1 dan 2 Tol Prosiwangi dibuka.
Angka tersebut menunjukkan besarnya potensi pengalihan arus kendaraan dari jalur Pantura menuju jalan tol.
Apalagi pengoperasian dilakukan menjelang kebutuhan rehabilitasi Jembatan Pajarakan di jalur Pantura Probolinggo.
Dengan adanya jalur alternatif, mobilitas masyarakat diharapkan tetap berjalan lebih lancar selama pekerjaan infrastruktur berlangsung.
Segmen Paiton-Besuki Masih Menunggu Sertifikat
Meski Segmen 1 dan 2 segera dibuka, seluruh ruas Tol Prosiwangi belum dapat digunakan.
Segmen 3 Paiton–Besuki masih menunggu Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dari Kementerian PUPR.
Karena itu, pembukaan dalam waktu dekat baru mencakup koridor Gending–Kraksaan–Paiton.
Segmen Paiton–Besuki ditargetkan dapat beroperasi pada periode libur Natal dan Tahun Baru. Jika target tersebut tercapai, konektivitas jalan tol menuju wilayah Besuki akan semakin panjang dan memberikan pilihan perjalanan baru bagi pengguna jalan di kawasan Tapal Kuda.
Belum Ada Tanggal Pasti
Satu hal yang masih menjadi tanda tanya adalah tanggal resmi pembukaan.
Nadila belum menyebutkan hari dan tanggal pengoperasian Segmen 1 dan 2. Namun, dia memastikan pembukaan tidak akan berlangsung lama lagi.
Dengan konstruksi yang telah mencapai 100 persen, berbagai perangkat pendukung sudah tersedia, serta serangkaian uji coba telah dilakukan, masyarakat kini tinggal menunggu pengumuman resmi.
Jadi, Tol Prosiwangi Gending–Kraksaan–Paiton memang segera dibuka. Pengguna bisa menikmati perjalanan gratis selama 14 hari penuh, tetapi tetap harus membawa kartu tol elektronik dan mematuhi ketentuan keselamatan. (*)
Editor : Ali Sodiqin