Tol Prosiwangi Gending-Besuki Rampung 49,68 Km, Selangkah Lagi Beroperasi

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 21:04 WIB
Salah satu Gerbang Tol Prosiwangi. (Kementerian PU)
Salah satu Gerbang Tol Prosiwangi. (Kementerian PU)

RADAR BANYUWANGI — Penantian pengguna jalan di jalur Tapal Kuda memasuki babak baru. Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) tahap I sepanjang 49,68 kilometer yang menghubungkan Gending hingga Besuki telah menuntaskan seluruh konstruksi. Kini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mematangkan kesiapan layanan operasional sebelum ruas tol tersebut digunakan masyarakat.

Rampungnya konstruksi menjadi sinyal bahwa ruas Gending-Besuki semakin dekat dengan pengoperasian. Tahap berikutnya bukan lagi mengejar penyelesaian pembangunan, melainkan memastikan seluruh aspek layanan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Kesiapan itu menjadi penting karena Tol Prosiwangi tahap I diproyeksikan memangkas waktu perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki menjadi sekitar 1 jam 15 menit.

Tak hanya mempercepat mobilitas masyarakat, kehadiran ruas tersebut diharapkan memperlancar arus logistik menuju Pelabuhan Ketapang serta mendukung konektivitas pariwisata di kawasan Tapal Kuda.

Informasi tersebut disampaikan Jasa Marga melalui keterangan resmi di akun Instagram @official.jasamarga pada Rabu (26/8/2026).

Tiga Seksi Sama-Sama Tuntas

Tol Prosiwangi tahap I dibangun dalam tiga seksi. Masing-masing memiliki tahapan kesiapan berbeda, meski seluruh pekerjaan konstruksi telah mencapai 100 persen.

Seksi I Gending-Kraksaan menjadi ruas pertama dengan konstruksi yang telah selesai sepenuhnya. Ruas ini juga telah mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Kemudian Seksi II Kraksaan-Paiton juga mencatat progres konstruksi 100 persen. Seksi ini telah memperoleh SLFO dari Kementerian PU.

Sementara itu, Seksi III Paiton-Besuki telah menyelesaikan seluruh konstruksi. Namun, tahapan kesiapan operasionalnya berada pada proses berbeda karena ruas tersebut telah melaksanakan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) yang dilakukan Kementerian PU.

Perbedaan tahapan tersebut menjadi bagian dari proses memastikan seluruh ruas memenuhi persyaratan sebelum benar-benar dibuka untuk lalu lintas umum.

Bukan Sekadar Jalan Baru

Bagi kawasan Tapal Kuda, keberadaan Tol Prosiwangi membawa arti lebih dari sekadar tambahan infrastruktur transportasi.

Ruas Gending-Besuki akan menjadi bagian dari konektivitas jalan tol di Jawa Timur yang mendukung pergerakan orang dan barang menuju kawasan timur.

Waktu tempuh Probolinggo-Besuki yang diproyeksikan sekitar 1 jam 15 menit diharapkan membuat distribusi logistik semakin efisien. Konektivitas menuju Pelabuhan Ketapang juga menjadi salah satu manfaat strategis yang diharapkan dari ruas tersebut.

Sektor pariwisata juga mendapat peluang. Akses yang lebih cepat menuju berbagai destinasi di kawasan Tapal Kuda dapat memperkuat mobilitas wisatawan sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilintasi.

Jasa Marga menyebut penyediaan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan jalan tol yang lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Karena itu, setelah konstruksi rampung, perhatian kini bergeser pada kesiapan layanan. Infrastruktur yang telah berdiri harus dipastikan benar-benar siap digunakan dengan standar keselamatan dan pelayanan yang memadai.

Dengan seluruh konstruksi tahap I telah mencapai 100 persen, Tol Prosiwangi Gending-Besuki kini memasuki fase akhir menuju pengoperasian. Bagi masyarakat Probolinggo, Situbondo, dan kawasan Tapal Kuda, satu hal yang paling ditunggu bukan lagi kapan pembangunannya selesai, melainkan kapan gerbang tol benar-benar dibuka. (*)

Editor : Ali Sodiqin
tol gending besuki jasa marga tapal kuda tol situbondo tol prosiwangi