Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jelang Mudik Lebaran 2026, Arus Kendaraan di Jalur Gumitir Banyuwangi Mulai Meningkat

Salis Ali Muhyidin • Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:30 WIB

Anggota Polsek Kalibaru bersama petugas Dishub melakukan patroli di jalan raya jurusan Banyuwangi-Jember di Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Jumat (13/3).
Anggota Polsek Kalibaru bersama petugas Dishub melakukan patroli di jalan raya jurusan Banyuwangi-Jember di Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Jumat (13/3).

RADARBANYUWANGI.ID – Arus kendaraan yang melintas di jalur nasional kawasan Gunung Gumitir mulai menunjukkan peningkatan menjelang musim mudik Hari Raya Idul Fitri 2026.

Kondisi tersebut terlihat pada Jumat (13/3) di wilayah Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.

Peningkatan volume kendaraan terjadi dari dua arah, baik dari wilayah Jember menuju Banyuwangi maupun sebaliknya. Meski belum terlalu signifikan, lonjakan kendaraan mulai terasa terutama pada jam-jam tertentu.

Situasi lalu lintas di jalur pegunungan tersebut juga sempat diperparah dengan penerapan sistem buka tutup arus kendaraan. Hal ini dilakukan akibat proses penanganan kecelakaan yang terjadi di kawasan Gumitir dalam beberapa hari terakhir.

Photo
Photo

Kapolsek Kalibaru, AKP Achmad Junaedi mengatakan bahwa pihak kepolisian sudah mulai melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur tersebut.

“Dari dua arah sudah terlihat mulai ramai, meskipun peningkatannya belum terlalu signifikan,” ujarnya saat dikonfirmasi di sela patroli di kawasan Gumitir.

Menurut Junaedi, jajaran kepolisian juga telah mengaktifkan pos pengamanan mudik di wilayah perbatasan Banyuwangi–Jember tersebut. Pos tersebut berfungsi untuk mendukung pengawasan arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada para pengguna jalan.

Selain menyiapkan pos pengamanan, petugas juga secara rutin melakukan patroli di sepanjang jalur Gumitir, khususnya di wilayah Dusun Barurejo yang dikenal memiliki karakteristik jalan cukup menantang.

Medan jalan di kawasan tersebut memiliki banyak tikungan tajam, tanjakan curam, serta jurang di beberapa titik yang membuatnya tergolong rawan kecelakaan.

“Patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi para pengendara yang melintas di jalur tersebut,” jelas Junaedi.

Patroli tersebut tidak hanya difokuskan pada pengawasan keamanan, tetapi juga untuk memantau secara langsung kondisi lalu lintas di lapangan. Dengan adanya kehadiran petugas di titik-titik rawan, diharapkan pengendara dapat lebih disiplin dalam berkendara.

Menurut Junaedi, kedisiplinan pengemudi sangat penting ketika melintas di jalur Gumitir yang memiliki karakteristik jalan berbeda dibandingkan jalur dataran.

“Jalur Gumitir memiliki karakteristik medan yang khas. Karena itu kehadiran personel kami di titik rawan seperti Barurejo sangat penting untuk mencegah kecelakaan serta memastikan arus lalu lintas tetap lancar,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Relawan Gumitir, Wiji Haryanto mengimbau para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan tersebut, terutama menjelang musim mudik Lebaran.

Ia menyebutkan bahwa intensitas kendaraan yang melintas di jalur nasional tersebut mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir.

“Paling banyak kendaraan yang datang dari arah timur atau dari Banyuwangi,” ungkapnya.

Menurut Wiji, kemacetan di jalur Gumitir biasanya dipicu oleh banyaknya kendaraan besar seperti truk logistik yang melintas di jalur pegunungan tersebut.

Namun dalam beberapa hari terakhir, kendaraan yang mendominasi justru berasal dari kendaraan pribadi.

“Biasanya kemacetan dipicu kendaraan besar seperti truk logistik, tapi belakangan ini kendaraan pribadi yang mulai mendominasi,” jelasnya.

Dengan meningkatnya arus kendaraan menjelang musim mudik, para pengguna jalan diimbau untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur Gumitir.

Pengendara juga diminta untuk menjaga kecepatan, tidak memaksakan menyalip di tikungan, serta mematuhi rambu lalu lintas demi menjaga keselamatan selama perjalanan.

Pasalnya, jalur Gumitir merupakan salah satu jalur utama penghubung antara Banyuwangi dan Jember yang setiap tahun selalu mengalami peningkatan volume kendaraan menjelang libur panjang dan hari raya. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#kecelakaan jalur Gumitir #jalur gumitir banyuwangi #Mudik Lebaran 2026 #arus mudik Banyuwangi Jember #lalu lintas Gumitir #pos pengamanan mudik Kalibaru