Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dua Dermaga Utama Jawa–Bali Kembali Beroperasi! Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Kini Lancar

Fredy Rizki Manunggal • Jumat, 26 September 2025 | 13:45 WIB
Dermaga MB IV Pelabuhan Ketapang secara konstruksi sudah selesai dan sudah diuji coba. Dermaga tersebut bisa dilalui kendaraan besar.
Dermaga MB IV Pelabuhan Ketapang secara konstruksi sudah selesai dan sudah diuji coba. Dermaga tersebut bisa dilalui kendaraan besar.

RADARBANYUWANGI.ID - Proses perbaikan dua dermaga utama di lintas penyeberangan Jawa–Bali akhirnya tuntas. dermaga MB IV Ketapang yang diperbaiki bersamaan dengan dermaga MB I di Gilimanuk sejak Selasa (9/9) lalu kembali dioperasikan.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang Yannes Kurniawan memastikan kedua dermaga tersebut segera siap kembali melayani penyeberangan kapal.

Sebelumnya, dermaga MB I lebih dahulu menuntaskan perbaikan pada Senin (22/9). Disusul dengan dermaga MB IV yang baru menuntaskan perbaikanya pada Rabu (24/9).

“Perbaikan dermaga MB I Gilimanuk sudah selesai 100 persen sejak 22 September, sementara MB IV Ketapang secara konstruksi juga sudah selesai dan sudah diuji coba, hari ini kita targetkan sudah beroperasi," kata Yannes.

Secara spesifikasi tidak ada penambahan dalam perbaikan dua dermaga. Namun, untuk MB IV jika nantinya disetujui untuk bisa dilewati kendaraan dengan bobot 50 ton, maka dermaga tersebut bisa digunakan  untuk mengangkut truk truk besar.

Selama ini, dermaga tersebut sempat dibatasi hanya untuk kendaraan dengan muatan maksimal 35 ton, turun dari batas semula 50 ton. Setelah perbaikan, kapasitas muatan kini kembali normal. 

"Tinggal menunggu proses approval yang diperkirakan sekitar satu Minggu ke depan. Nanti baru dipastikan untuk muatan maksimal berapa. Untuk sementara kita gunakan di bawah 45 ton,’’ imbuhnya.

Terkait arus penyeberangan, Yannes menyebut kondisi lalu lintas saat ini relatif lebih rendah dibanding bulan sebelumnya.

Sehingga tidak terjadi antrean panjang di pelabuhan Ketapang–Gilimanuk meski sempat terjadi penutupan di dua dermaga.

Yannes mengatakan, pasca maraknya aksi demonstrasi di beberapa kota yang terjadi sejak akhir Agustus lalu, terjadi penurunan intensitas kendaraan di Pelabuhan Ketapang.

”Dengan beroperasinya dua dermaga itu, kita berharap penyeberangan lancar hingga masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang,” ujarnya. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#dermaga ponton #pelabuhan ketapang #gilimanuk