RADARBANYUWANGI.ID - Warga Jabodetabek berbondong-bondong memanfaatkan program tarif spesial Rp80 yang dihadirkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Grup dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Program yang berlangsung pada 17–18 Agustus 2025 ini disambut antusias luar biasa, sekaligus menjadi bukti bahwa transportasi publik murah mampu menghadirkan semangat kebersamaan.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyebutkan total 1.736.734 pengguna tercatat selama program ini berlangsung.
Dari jumlah tersebut, 1.577.846 orang memilih KRL Commuter Line, sementara 158.888 orang lainnya menggunakan LRT Jabodebek.
“Program tarif spesial ini adalah bentuk apresiasi KAI kepada pelanggan sekaligus upaya menghadirkan transportasi publik yang mudah diakses, terjangkau, dan nyaman bagi masyarakat di momen bersejarah ini,” ujar Anne.
Perbandingan dengan Tahun Sebelumnya
Jika dibandingkan dengan Agustus 2024, peningkatan jumlah pengguna cukup signifikan.
Tahun lalu, rata-rata pengguna KRL Jabodetabek pada hari kerja hanya berkisar 920.000 hingga 980.000 orang per hari, dengan total sekitar 27 juta pengguna selama sebulan.
Sementara LRT Jabodebek pada Agustus 2024 rata-rata mencatat 76.044 pengguna per hari, dengan total penumpang bulanan hampir 2 juta orang.
Penambahan perjalanan hingga 358 perjalanan per hari turut mendukung meningkatnya mobilitas masyarakat.
Ribuan Penumpang Serbu KRL Hingga Tengah Malam
Antusiasme warga begitu tinggi sehingga KAI Commuter menambah sembilan perjalanan ekstra pada 17 Agustus.
Layanan ini bahkan beroperasi hingga pukul 01.00 WIB dini hari, sehingga total perjalanan KRL mencapai 1.072 perjalanan dalam sehari.
Tak ketinggalan, LRT Jabodebek juga menyesuaikan jadwal. Dari Stasiun Dukuh Atas BNI, keberangkatan terakhir dilakukan pukul 00.59 WIB menuju Jatimulya dan 01.07 WIB menuju Harjamukti.
LRT Jabodebek Pecahkan Rekor Penumpang Harian
Selama program, LRT Jabodebek mencatat rata-rata 79.444 pengguna per hari.
Pada 17 Agustus tercatat 78.287 penumpang, dan pada 18 Agustus naik menjadi 80.601 penumpang.
Angka ini melesat 74 persen lebih tinggi dibanding rata-rata akhir pekan Agustus yang hanya sekitar 45.647 pengguna.
Anne menegaskan, tren ini membuktikan bahwa tarif terjangkau menjadi insentif efektif bagi masyarakat untuk beralih ke transportasi publik.
Transportasi Publik Jadi Pilihan Utama
Tak hanya sebagai sarana promosi, program tarif Rp80 mempertegas peran transportasi publik dalam perayaan nasional.
KRL dan LRT kini semakin menjadi pilihan utama warga Jabodetabek berkat akses mudah, tarif hemat, kenyamanan, serta keamanan yang ditawarkan.
Program tarif spesial Rp80 yang dihadirkan KAI Grup terbukti sukses menarik lebih dari 1,7 juta pengguna hanya dalam dua hari.
Selain menjadi bentuk apresiasi kepada pelanggan, inisiatif ini menegaskan komitmen KAI untuk menghadirkan transportasi publik yang inklusif, efisien, dan mendukung semangat kebersamaan di momen HUT ke-80 RI.
Editor : Lugas Rumpakaadi