Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pati Memanas! Gubernur Jateng Tegur Bupati Sudewo Usai Sikap Arogan Picu Demo Besar

Ali Sodiqin • Rabu, 13 Agustus 2025 | 14:56 WIB
Bupati Pati Sudewo (kiri). Rencananya, warga siap gelar aksi besar 13 Agustus 2025 hari ini.
Bupati Pati Sudewo (kiri). Rencananya, warga siap gelar aksi besar 13 Agustus 2025 hari ini.

RADARBANYUWANGI.ID – Kekecewaan warga Kabupaten Pati terhadap kebijakan dan sikap Bupati Sudewo kian memuncak.

Sejumlah elemen masyarakat berencana menggelar demonstrasi besar-besaran di Simpang Lima Pati, Rabu (13/8) besok.

Aksi ini dipicu oleh rencana kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen yang menuai kontroversi.

Meski kebijakan tersebut sudah dicabut, warga terlanjur kecewa, terlebih setelah Sudewo diduga bersikap arogan dan terkesan menantang massa yang hendak turun ke jalan.

Fenomena ini membuat Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen ikut angkat bicara.

Luthfi mengingatkan Sudewo agar lebih santun dalam bersikap. “Membangun wilayah itu faktor utamanya kondusivitas. Kita doakan Pati lebih kondusif lagi,” ujarnya.

Gubernur yang juga mantan Kapolda Jateng itu menegaskan, kepala daerah harus mengedepankan pendekatan lembut dan menghargai aspirasi.

“Ini pelajaran untuk tidak bersikap arogan. Kita harus lebih sopan dan santun dalam mendengar aspirasi masyarakat,” lanjutnya.

Sebelumnya, Luthfi telah menginstruksikan Sudewo untuk mengkaji ulang rencana kenaikan PBB. Ia menegaskan, kebijakan pajak boleh dilakukan asal tidak membebani rakyat.

Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen juga menghormati hak warga untuk menyampaikan pendapat.

“Kami sudah koordinasi dengan Bupati dan pemerintah pusat, langkah-langkah sudah dilakukan,” ungkapnya.

Baca Juga: Ada Demo 100 Ribu Massa, Pemdes Pati Kota Imbau Semua Toko Tutup!

Ia berharap persoalan bisa selesai lewat musyawarah. “Sehingga aspirasi para pendemo benar-benar bisa diaplikasikan. Kepala daerah harus bijaksana, karena mereka dipilih oleh rakyat,” tegasnya.

Besok, ribuan warga diperkirakan memadati Simpang Lima Pati. Sorotan publik kini tertuju pada langkah Bupati Sudewo menghadapi gelombang protes terbesar dalam masa jabatannya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pati memanas #PBB-P2 #gubernur jateng #Taj Yasin Maimoen #Kenaikan PBB #demo pati #Ahmad Luthfi