Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bocoran Terbaru! 99 Persen Jalur Gumitir Ditutup Total, Sistem Buka-Tutup Dinilai Mustahil

Agung Sedana • Kamis, 10 Juli 2025 | 04:28 WIB
Akan ada perbaikan jalan di jalur Gumitir, akses langsung Banyuwangi - Jember bakal terputus total mulai Juli 2025.
Akan ada perbaikan jalan di jalur Gumitir, akses langsung Banyuwangi - Jember bakal terputus total mulai Juli 2025.

RADARBANYUWANGI.ID – Harapan agar jalur utama lintas Gumitir tetap diberlakukan sistem buka-tutup selama fase perbaikan, hampir dipastikan pupus. 

Berdasarkan bocoran informasi terbaru hasil beberapa kali pertemuan intensif antara pihak terkait, menyimpulkan 99 persen jalur Gumitir akan ditutup total selama fase perbaikan.

Penutupan total ini diproyeksikan berlangsung mulai 24 Juli hingga 24 September 2025, sejalan dengan tahap preservasi jalan skala besar di kawasan rawan longsor dan ambles tersebut.

Sebelumnya, sempat muncul ide sistem buka-tutup agar lalu lintas Jember–Banyuwangi tidak lumpuh sepenuhnya.

Berbagai dalih kabarnya sempat diajukan agar sistem buka tutup dilakukan. Mulai dari ancaman inflasi, pembengkakan operasional para sopir hingga kerugian pabrik gula setempat.

Namun, opsi ini dinilai mustahil diterapkan jika mempertimbangkan skala prioritas nasional dari berbagai aspek teknis dan keselamatan pengendara.

Jika dilakukan sistem buka tutup, diproyeksi perbaikan membutuhkan waktu yang cukup lama. Memungkinkan hingga tiba lebaran Idul Fitri 2026, proyek masih belum rampung.

Pembengkakan biaya itu pasti. Proyek tersebut diestimasi menelan biaya miliaran rupiah. Apabila molor, biaya bakal membengkak. Bisa jadi hingga ratusan miliar.

Disisi lain, kekhawatiran utama terletak pada kondisi jalur gumitir. Sistem buka tutup dinilai akan mengakibatkan kemacetan panjang.

Karena ini jalur utama, kemacetan mungkin terjadi hingga belasan kilometer bahkan puluhan kilometer dari dua arah.

Dalam kondisi tersebut, jalur Gumitir yang berada di tebing akan rawan longsor atau ambrol. Mengingat beban kendaraan akan bertumpu terlalu lama di satu titik.

Kondisi longsor lebih dikhawatirkan terjadi pada titik-titik perbaikan. Keselamatan pekerja dan pengendara akan dipertaruhkan.

Kekhawatiran lain juga jadi pertimbangan, apabila kemacetan sudah dalam kategori parah hingga mencapai titik jembatan Kalibaru. 

Jembatan dikhawatirkan tidak mampu menahan beban berlebihan saat ada kendaraan yang terdiam di atasnya.

Arus Lalulintas Dialihkan ke Pantura

Dengan opsi tunggal penutupan total ini, semua kendaraan mulai roda dua, roda empat, hingga truk besar wajib dialihkan ke jalur utara. 

Alternatif terdekat yakni melalui jalur Pantura Situbondo maupun via Bondowoso.

Sosialisasi penutupan telah dimulai sejak 24 Juni dan akan berlanjut hingga 23 Juli 2025 mendatang. 

Pemerintah daerah bersama pihak terkait akan memasang rambu peringatan dan banner di beberapa titik strategis seperti simpang tiga arah Banyuwangi–Jember, exit tol Leces, hingga lampu merah Kota Probolinggo.

Sesuai jadwal, proyek preservasi jalur Gumitir akan berlanjut hingga Desember 2025. 

Jika cuaca mendukung, jalur diupayakan dapat difungsikan normal kembali menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Penutupan total ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk meminimalkan kecelakaan lalu lintas di jalur curam, sempit, dan rawan longsor tersebut.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terbaru dari pihak berwenang dan tidak ragu menanyakan kondisi jalur pengganti sebelum bepergian ke Jember atau Banyuwangi.

Editor : Agung Sedana
#macet #gumitir #ditutup #banyuwangi #jember