Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Indonesia Siap Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel, Presiden Prabowo Subianto Syaratkan Pengakuan Kemedekaan Palestina

Niklaas Andries • Jumat, 30 Mei 2025 | 13:00 WIB
BERSYARAT: Presiden Prabowo Subianto usai mengikti KTT ASEAN di Kuala Lumpur.
BERSYARAT: Presiden Prabowo Subianto usai mengikti KTT ASEAN di Kuala Lumpur.

Radarbanyuwangi.id – Seruan ditegas dan lantang disuarakan Presiden Prabowo Subianto. Orang nomor satu di Republik Indonesia itu menyerukan Israel agar mengakui kedaulatan negara Palestina.

Seruan sekaligus pernyataan itu disampaikan saat Prabowo saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5).

"Indonesia sudah menyampaikan begitu, negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan kita siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel," kata Prabowo.

"Kami juga menyampaikan bahwa Indonesia siap untuk menyumbang pasukan perdamaian di kawasan tersebut," sambungnya.

Sikap tegas Presiden Prabowo telah banyak disampaikan di berbagai forum. Dimana presiden telah menyampaikan sikap Indonesia yang memandang bahwa penyelesaian two-state solution merupakan jalan satu-satunya untuk mencapai perdamaian yang benar.

Karena itulah, Indonesia mendukung rencana penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi (KTT) oleh Prancis dan Arab Saudi pada Juni 2025 mendatang. Salah satu agendanya untuk mewujudkan hal tersebut.

"Tapi di samping itu pun saya tegaskan bahwa kita juga harus mengakui dan menjamin hak Israel untuk berdiri sebagai negara yang berdaulat dan negara yang harus juga diperhatikan dan dijamin keamanannya," ucap Prabowo.

Disisi lain Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif Prancis dalam memperjuangkan keadilan dan kemerdekaan bagi Palestina.

Prabowo menekankan Indonesia dan Prancis memiliki visi yang sejalan. Khususnya dalam mendesak penghentian kekerasan dan memperluas akses kemanusiaan di wilayah Gaza.

"Prancis akan terus mendesak segera diberlakunya penghentian kegiatan bersenjata di Gaza. Dan menyerukan jaminan terhadap akses kemanusiaan penuh," ujar Prabowo.

Sikap Indonesia terhadap penyelesaian konflik Palestina dan Israel sejalan dengan amanat konstitusi. Dimana dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sikap Indonesia tertuang jelas didalamnya

Bangsa Indonesia berkomitmen untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.(*)

 

Editor : Niklaas Andries
#Israel #hubungan diplomatik #Arab Saudi #prancis #ktt #indonesia #emmanuel macron #palestina #presiden prabowo subianto