Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Fakta Baru Kecelakaan KA Harina dan Truk Kedelai di Semarang, Polisi Pastikan Tak Ada Kelalaian Petugas Penjaga Perlintasan

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 8 Mei 2025 | 20:11 WIB
Kondisi truk ringsek usai menemper KA Harina di JPL 5, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (8/5).
Kondisi truk ringsek usai menemper KA Harina di JPL 5, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (8/5).

RadarBanyuwangi.id – Penyebab insiden Kereta Api (KA) 96 Harina dengan truk angkutan kedelai di JPL 5 Kaligawe, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Kamis (8/5) pagi dipastikan bukan karena kelalaian petugas jaga lintasan (PJL).

Kecelakaan ini menewaskan satu orang sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka. Korban meninggal diketahui bernama M Akbar, 20, warga Sukabumi, Jawa Barat, yang saat kejadian bertindak sebagai sopir truk menggantikan sang ayah, Edi, 40.

Sementara Edi dan seorang kenek yang belum diketahui identitasnya berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum tabrakan terjadi.

Menurut Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetyo, kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.45 WIB, ketika truk Isuzu bernomor polisi AG 8226 AS hendak melintasi rel kereta dari arah timur.

Meski sirine telah berbunyi dan palang pintu mulai menutup, truk tetap mencoba melintasi perlintasan.

Namun nahas, kendaraan mengalami kesulitan masuk gigi rendah akibat terperosok di lubang rel, sehingga terjebak di tengah lintasan.

Dalam hitungan menit, KA Harina melintas dari arah barat dan menghantam truk tersebut hingga terseret sejauh lima meter.

“Korban meninggal adalah anak dari korban selamat. Sang ayah berada di dalam truk bersama anaknya saat kejadian,” ungkap Kompol Hengky.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa tidak ditemukan unsur kelalaian dari petugas jaga perlintasan. Seluruh sistem peringatan, termasuk sirine dan palang pintu, telah aktif sebelum tabrakan terjadi.

Evakuasi dilakukan oleh Unit Laka Lantas Polrestabes Semarang, dibantu relawan dan PMI. Jenazah Akbar dibawa ke RSUP dr Kariadi untuk proses lebih lanjut.

Insiden ini sempat menyebabkan gangguan lalu lintas di sekitar Kaligawe dan menunda perjalanan kereta api lainnya. Namun, pada pukul 09.00 WIB, jalur telah dinyatakan normal kembali. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#polisi #kedelai #truk #semarang #Kereta Api #KA Harina