Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Aroma BBM Tak Seperti Biasanya, Sherly Tjoanda Kisahkan Insiden Speedboat di Taliabu yang Sebabkan Cagub Maluku Utara Benny Laos Meninggal Dunia

Niklaas Andries • Selasa, 15 Oktober 2024 | 17:40 WIB

MENEGANGKAN: Sherly Tjoanda menceritakan kejadian yang dialami suaminya Benny Laos
MENEGANGKAN: Sherly Tjoanda menceritakan kejadian yang dialami suaminya Benny Laos
Radarbanyuwangi.id – Meninggalnya calon gubernur (cagub) Maluku Utara Benny Laos dalam insiden meledak dan terbakarnya kapal speedboat di Taliabu menimbulkan luka dan duka mendalam bagi keluarga korban. Insiden maut itu terjadi pada Sabtu (12/10) di Pelabuhan Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu, Maluku Utara, pada Sabtu (12/10).

Sherly Tjoanda menceritakan detik-detik ledakan kapal yang menewaskan suami tercintanya, Benny Laos. Sherly Tjoanda mengaku sempat melarang suaminya untuk turun ke semua desa, namun Alm Benny Laos terus memaksa untuk menemui warga di desa-desa. 

Berikut Pengakuan Sherly Tjoanda, Istri Alm Benny Laos:

Kami berangkat tanggal 4 Oktober mengelilingi pulau Obi mangoli sanana dan Taliabu. Saya sudah bilang buat bapak kita tidak usah turun ke semua desa karena harus jaga kesehatan juga, tapi semakin bapak turun semakin bapak lihat semakin susah masyarakatnya.

Bapak mau bertemu mereka semua langsung mau dengar apa kebutuhan mereka sampai di sanana itu sudah hari ke-10 kurang lebih saya bilang sama bapak kita gak usah ke Taliabu kita pulang saja.

Di Taliabu itu semuanya serba sulit orang-orang bilang tidak ada signal terus katanya ombak. Tapi bapak bilang bapak tetap mau pergi Saya tadi rencananya saya udah mau pulang sendiri.

Baca Juga: Bulan April 2025 Tanggal Merahnya Melimpah Ruah, Cocok Untuk Kaum Mageran hingga Pas Buat Liburan: Berikut Ini Rinciannya

Saya mikir jalan pulang,  tapi tidak ada jalan karena hari itu kalau enggak salah hari Kamis kapal tuh baru masuk hari Sabtu.

Jadi saya juga tetap harus tunggu sampai hari Sabtu dan daripada bapak sendiri saya temenin tapi kemudian hari pertama di Taliabu Saya bujuk-bujuk lagi.

Akhirnya Bapak setuju besoknya pulang padahal jadwal awal kita tuh 4 hari di Taliabu kita mampir ke Bobong itu juga cuman sebenarnya untuk beli bahan makanan.

Baca Juga: Tahun Baru Semakin Dekat, Ada 27 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama pada Tahun 2025: 5 Bulan Lagi Lebaran Guys

Karena bahan makanan habis, biasanya BBM itu diisi kita di kapal juga baik-baik saja, enggak tahu kenapa kali ini kapalnya meledak.

Emm kemudian posisinya saya tadinya duduk bersama dengan Bapak tapi karena saya nunggu kelamaan, saya masuk ke kamar buat istirahat kemudian saya ketiduran.

Pada saat saya bangun lagi mereka bilang udah isi BBM, bbm-nya baunya tidak seperti BBM biasanya emang agak bau berbeda agak nyengit.

Saya berpikir mau keluar pada saat saya mau keluar Asisten saya bilang Ibu masuk aja di dalam di luar bau.

Akhirnya saya masuk ke dalam enggak lama sejak itu tiba-tiba kapalnya meledak dan saya kelempar ke depan kapal.

Karena dia sudah terbuka karena posisi kamar terbuka saya bisa keluar. Saya nyari Bapak saya mau nyelam balik cari bapak, tapi kaki saya enggak bisa gerak dan semua orang menarik saya untuk naik ke atas. Akhirnya saya dikirim ke Puskesmas Bapak dikirim ke rumah sakit.

Baca Juga: Kisah Pengusaha Jambu di Kudus, Sukses Kembangkan Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Singkat cerita akhirnya saya maksa saya harus diantar ke rumah sakit Saya tidak tenang. Akhirnya prosesnya agak lama 30 menit pokoknya waktu saya tiba Bapak sudah Tiba duluan sekitar 1 jam.

Pak Benni tenggelam kata orang-orang sekitar mungkin dari jarak kejadian sampai itu mungkin sekitar 4 menit ketemunya karena sudah mengambang. (*)

Editor : Niklaas Andries
#maluku utara #Taliabu #Benny Laos #meninggal dunia #speedboat #bbm #cagub #aroma #Sherly Tjoanda