RadarBanyuwangi.id - Jakarta tengah bersiap menyambut momen bersejarah pada 5 September mendatang.
Diperkirakan, sekitar 90 ribu umat Katolik akan menghadiri misa akbar yang akan dipimpin langsung oleh Paus Fransiskus di Gelora Bung Karno (GBK).
Untuk mendukung kelancaran acara ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah transportasi tambahan di berbagai titik strategis.
Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi, menyatakan bahwa penambahan transportasi telah dipersiapkan, terutama di daerah Cawang, Jakarta Utara, Cengkareng, dan Jakarta Barat.
Hal ini dilakukan untuk memastikan ribuan umat Katolik dari dalam dan luar Jakarta dapat mengakses GBK dengan lancar.
Tidak hanya itu, demi mencegah kepadatan lalu lintas yang luar biasa, sejumlah jalan utama seperti Jenderal Sudirman, Gatot Subroto, dan Asia Afrika akan mengalami pengalihan arus.
Warga Jakarta yang biasanya melintasi area ini disarankan untuk mencari rute alternatif atau, lebih baik lagi, bekerja dari rumah pada tanggal tersebut.
Misa akbar ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia, yang berlangsung dari 3 hingga 6 September 2024.
Kunjungan ini tidak hanya akan mempererat hubungan antara Vatikan dan Indonesia, tetapi juga mengukuhkan status Indonesia sebagai contoh keberagaman dan toleransi di mata dunia.
Kunjungan Paus juga mencakup pertemuan dengan Presiden Jokowi, kunjungan ke Masjid Istiqlal, dan Gereja Katedral.
Kunjungan ini dianggap sangat penting dan bermakna, mengingat Paus Fransiskus akan menyampaikan pesan tentang perdamaian, persaudaraan, dan kasih sayang dalam masyarakat yang majemuk seperti Indonesia.
Bagi umat Katolik di Indonesia, kehadiran Paus Fransiskus adalah seperti seorang bapak yang datang menemui putra-putrinya.
Momen ini diharapkan akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat toleransi antarumat beragama di Indonesia serta mempererat hubungan persahabatan lintas agama di kancah internasional. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi