RADAR BANYUWANGI - Pedro Acosta melanjutkan penampilan kuatnya pada hari pertama MotoGP Austria 2026.
Setelah memimpin sesi Free Practice 1 (FP1), pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu kembali menempati posisi teratas dalam sesi Practice di Red Bull Ring, Spielberg, Jumat (18/9).
Acosta membukukan waktu terbaik 1 menit 28,381 detik.
Fermín Aldeguer menjadi pembalap terdekat dengan selisih 0,127 detik, sedangkan Ai Ogura mencuri perhatian setelah menempati posisi ketiga dengan selisih hanya 0,187 detik dari pembalap KTM tersebut.
Marc Márquez dan Jorge Martín melengkapi lima besar.
Hasil tersebut membuat Acosta, Aldeguer, Ogura, Marc Márquez, Martín, Fabio Di Giannantonio, Brad Binder, Álex Márquez, Marco Bezzecchi, dan Fabio Quartararo langsung memperoleh tempat di Qualifying 2 (Q2).
Sebaliknya, Francesco Bagnaia harus menempuh jalur Qualifying 1 (Q1).
Pembalap Ducati Lenovo Team itu hanya menempati posisi ke-18 setelah tertinggal 0,885 detik dari Acosta.
Dalam format MotoGP, sepuluh pembalap tercepat pada sesi Practice langsung melaju ke Q2.
Pembalap di luar sepuluh besar harus mengikuti Q1 untuk memperebutkan dua tempat tersisa ke Q2.
Acosta Konsisten Tercepat Sejak FP1
Kecepatan Acosta tidak hanya terlihat pada fase pengejaran catatan waktu di sesi Practice.
Sejak FP1 pada Jumat pagi waktu setempat, pembalap bernomor 37 tersebut sudah menjadi acuan dengan catatan 1 menit 29,851 detik.
Pol Espargaró saat itu berada di posisi kedua sehingga KTM mengawali balapan kandangnya dengan menempatkan dua RC16 di dua posisi teratas.
MotoGP mencatat hasil tersebut sebagai posisi 1-2 pertama KTM dalam sebuah sesi sejak Practice GP Catalunya 2025.
Ketika kondisi lintasan membaik pada sesi Practice, catatan waktu turun secara signifikan.
Acosta sempat membukukan 1 menit 28,783 detik, kemudian 1 menit 28,507 detik, sebelum akhirnya mencetak 1 menit 28,381 detik.
Ia bahkan sempat mencatatkan waktu 1 menit 28,371 detik, tetapi putaran tersebut dibatalkan.
Penampilan Acosta juga mendapat perhatian Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi.
Dalam wawancara dengan MotoGP yang dikutip Speedweek, Tardozzi menilai pembalap KTM tersebut tampil sangat cepat.
“Sepertinya dia terbang di sini. KTM telah bekerja dengan baik,” kata Tardozzi.
Komentar tersebut menggambarkan kuatnya kecepatan Acosta pada Jumat.
Bahkan, Binder yang menempati posisi ketujuh hanya terpaut 0,269 detik dari pembalap terdepan.
Kemenangan di Austria Punya Arti Khusus bagi Acosta
Performa Acosta di Red Bull Ring juga memiliki latar belakang tersendiri.
Austria merupakan balapan kandang KTM sekaligus menjadi salah satu kesempatan terakhir baginya untuk mengejar kemenangan MotoGP bersama pabrikan tersebut sebelum berganti tim pada musim 2027.
Dalam agenda media resmi MotoGP menjelang akhir pekan balapan, Acosta menyebut kemenangan di kandang KTM akan menjadi “cara terbaik untuk mengakhiri cerita” bersama pabrikan Austria tersebut.
Peluang itu setidaknya terlihat semakin terbuka berdasarkan performanya pada Jumat.
Acosta memimpin FP1 dan Practice, sedangkan KTM RC16 menunjukkan daya saing sejak sesi pembuka.
Acosta juga tiba di Spielberg dengan tren positif.
Ia meraih podium pada balapan sebelumnya dan berada di posisi kelima klasemen sementara.
Ai Ogura Langsung P3 Setelah Kembali dari Cedera
Selain Acosta, Ai Ogura menghasilkan salah satu penampilan paling menarik dalam sesi Practice.
Pembalap Trackhouse MotoGP tersebut menempati posisi ketiga dengan catatan 1 menit 28,568 detik.
Hasil itu menjadi lebih berarti karena Ogura baru kembali setelah mengalami cedera tangan.
Sebelum turun ke lintasan pada Jumat, ia harus menjalani pemeriksaan medis dan pada awalnya hanya diizinkan mengikuti FP1 sebelum kondisinya dievaluasi kembali.
Menjelang kembali ke lintasan, Ogura tidak memasang target berlebihan.
“Kondisi tangan saya cukup baik, cukup baik untuk mengendarai motor,” kata Ogura kepada MotoGP.
Pada FP1, Ogura baru berada di posisi ke-19 dan tertinggal sekitar 1,4 detik dari Acosta.
Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan dan dinyatakan dapat melanjutkan akhir pekan balapan, performanya berubah drastis pada sesi Practice.
Ogura naik ke posisi ketiga dan hanya terpaut 0,187 detik dari Acosta.
Perubahan dari posisi ke-19 pada pagi hari menjadi posisi ketiga pada sore hari membuat Ogura tidak hanya memastikan tempat langsung di Q2, tetapi juga kembali masuk dalam persaingan kelompok terdepan setelah pulih dari cedera.
Marc Márquez dan Martín Kembali Berdekatan
Marc Márquez menyelesaikan sesi Practice di posisi keempat dengan waktu 1 menit 28,585 detik.
Jorge Martín berada satu tingkat di belakangnya dengan catatan 1 menit 28,603 detik.
Keduanya hanya terpaut 0,018 detik dalam sesi tersebut.
Posisi mereka semakin menarik karena Marc Márquez dan Martín datang ke Austria dengan perolehan poin yang sama di puncak klasemen.
Márquez berada di posisi teratas berdasarkan jumlah kemenangan Grand Prix.
Menjelang akhir pekan balapan di Austria, Márquez menegaskan bahwa situasi klasemen tidak mengubah pendekatannya.
Ia mengatakan mentalitasnya tetap “sama, baik ketika memimpin maupun tertinggal beberapa poin”.
Hasil Practice membuat kedua pembalap tersebut sama-sama terbebas dari Q1.
Márquez tertinggal 0,204 detik dari Acosta, sedangkan Martín berada 0,222 detik di belakang pemimpin sesi.
Álex Márquez Bangkit Setelah Kecelakaan dan Bendera Merah
Sesi Practice juga diwarnai insiden yang melibatkan Álex Márquez.
Pembalap Gresini Racing itu mengalami kecelakaan setelah keluar dari Tikungan 1 ketika melakukan perubahan arah.
Bagian depan motornya kehilangan cengkeraman dan Álex terjatuh cukup keras.
Ia dapat bangkit sendiri, tetapi proses pemindahan motornya membuat pengawas balapan mengibarkan bendera merah.
Ketika sesi dilanjutkan, Álex masih berada di luar sepuluh besar.
Ia kemudian kembali ke lintasan dengan menggunakan motor cadangan dan memperbaiki waktunya menjadi 1 menit 28,702 detik.
Catatan tersebut mengantarkannya ke posisi kedelapan sekaligus memastikan tempat langsung di Q2.
Quartararo Lolos ke Q2 dengan Selisih Hanya Empat Milidetik
Persaingan di batas sepuluh besar berlangsung sangat ketat.
Fabio Quartararo menempati posisi ke-10 dengan catatan 1 menit 28,817 detik.
Luca Marini berada tepat di belakangnya dengan waktu 1 menit 28,821 detik.
Artinya, hanya empat milidetik yang memisahkan Quartararo dari tiket langsung ke Q2, sedangkan Marini harus mengikuti Q1.
Secara keseluruhan, sepuluh pembalap teratas hanya terpisah 0,436 detik.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun Acosta menjadi pembalap tercepat, persaingan satu putaran di Red Bull Ring masih sangat rapat.
Bagnaia Harus Kembali Menghadapi Q1
Situasi paling sulit di antara para pembalap unggulan dialami Francesco Bagnaia.
Pembalap Ducati tersebut hanya mencatatkan waktu 1 menit 29,266 detik dan menempati posisi ke-18.
Ia tertinggal 0,885 detik dari Acosta dan 0,449 detik dari Quartararo yang menempati posisi terakhir untuk lolos langsung ke Q2.
Bagnaia juga sedang menjalani periode yang tidak mudah.
Pada Grand Prix sebelumnya, ia mengalami kecelakaan dan gagal menyelesaikan balapan.
Di Austria, konsekuensi dari posisi ke-18 cukup jelas.
Bagnaia harus mengikuti Q1 dan bersaing dengan sejumlah pembalap lain, seperti Luca Marini, Johann Zarco, Enea Bastianini, Pol Espargaró, Álex Rins, dan Franco Morbidelli.
Hanya dua pembalap tercepat dalam Q1 yang berhak melanjutkan ke Q2.
Hasil Practice MotoGP Austria 2026
- Pedro Acosta — 1 menit 28,381 detik
- Fermín Aldeguer — +0,127 detik
- Ai Ogura — +0,187 detik
- Marc Márquez — +0,204 detik
- Jorge Martín — +0,222 detik
- Fabio Di Giannantonio — +0,252 detik
- Brad Binder — +0,269 detik
- Álex Márquez — +0,321 detik
- Marco Bezzecchi — +0,430 detik
- Fabio Quartararo — +0,436 detik
- Luca Marini — +0,440 detik
- Johann Zarco — +0,484 detik
- Diogo Moreira — +0,558 detik
- Enea Bastianini — +0,680 detik
- Pol Espargaró — +0,710 detik
- Álex Rins — +0,720 detik
- Franco Morbidelli — +0,810 detik
- Francesco Bagnaia — +0,885 detik
- Raúl Fernández — +0,949 detik
- Takaaki Nakagami — +1,215 detik
- Jack Miller — +1,568 detik
- Toprak Razgatlıoğlu — +1,601 detik