Veda Ega Pratama Start ke-22 di Moto3 Aragon, Mampukah Kejar Zona Poin?

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:46 WIB
David Almansa menjadi pembalap tercepat pada sesi kualifikasi Moto3 Michelin Grand Prix of Aragon dan mengamankan pole position dengan catatan waktu 1 menit 56,347 detik. (MotoGP)
David Almansa menjadi pembalap tercepat pada sesi kualifikasi Moto3 Michelin Grand Prix of Aragon dan mengamankan pole position dengan catatan waktu 1 menit 56,347 detik. (MotoGP)

RADAR BANYUWANGI - Veda Ega Pratama akan mengawali balapan Moto3 Michelin Grand Prix of Aragon dari posisi ke-22, Minggu (30/8). 

Pembalap Indonesia tersebut mencatat waktu 1 menit 58,041 detik dalam sesi kualifikasi, yang digelar pada Sabtu (29/8), sementara pole position menjadi milik pembalap Spanyol David Almansa.

Mengendarai KTM bernomor 22, Almansa menjadi yang tercepat setelah membukukan waktu 1 menit 56,347 detik.

Catatan tersebut menempatkannya di posisi terdepan dalam persaingan yang sangat rapat di papan atas.

Marco Morelli menjadi pesaing terdekat Almansa.

Pembalap Argentina itu mencatat waktu 1 menit 56,380 detik atau hanya terpaut 0,033 detik dari pole position.

Posisi ketiga ditempati Maximo Quiles dengan waktu 1 menit 56,390 detik.

Ketatnya persaingan semakin terlihat dari dominasi KTM.

Pabrikan tersebut menempatkan tujuh pembalap pertama dalam hasil kualifikasi, mulai dari Almansa hingga Álvaro Carpe yang menempati posisi ketujuh.

Di tengah dominasi KTM, Adrian Fernandez menjadi pembalap Honda dengan posisi terbaik di sepuluh besar.

Ia berada di urutan kedelapan setelah mencatat waktu 1 menit 56,727 detik.

Dua posisi berikutnya ditempati Valentin Perrone dan Jesus Rios.

Sementara itu, Veda harus memulai perjuangannya dari baris belakang.

Dengan waktu 1 menit 58,041 detik, pembalap Honda bernomor 9 tersebut terpaut 1,694 detik dari catatan waktu pole Almansa.

Posisi ke-22 membuat Veda memiliki pekerjaan besar sejak awal balapan.

Ia harus melewati sejumlah pembalap untuk mendekati kelompok yang berada di zona poin.

Namun, posisi start belum menentukan hasil akhir.

Balapan Moto3 dikenal dengan persaingan antarpembalap yang rapat sehingga perubahan posisi dapat terjadi dalam beberapa lap.

Kesempatan Veda untuk memperbaiki posisi akan sangat bergantung pada ritme balap, kemampuan menjaga ban, serta momentum ketika memasuki sektor pengereman.

Lintasan lurus panjang di Sirkuit Aragon juga dapat menjadi ruang bagi pembalap untuk memanfaatkan slipstream.

Veda perlu menjaga jarak dengan rombongan di depannya agar mendapatkan keuntungan kecepatan sebelum memasuki titik pengereman dan mencoba melakukan manuver.

Strategi ban juga menjadi faktor yang tidak kalah penting.

Kemampuan mempertahankan performa ban hingga fase akhir balapan dapat menentukan apakah seorang pembalap mampu mempertahankan posisi atau justru kehilangan tempat ketika persaingan semakin ketat.

Target realistis berikutnya bagi Veda adalah memangkas jarak secara bertahap dari rombongan di depannya. 

Start dari posisi ke-22 memang membuat jalannya balapan lebih menantang, tetapi peluang untuk masuk ke persaingan zona poin masih terbuka apabila ia mampu menjaga konsistensi dan memanfaatkan setiap kesempatan menyalip.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : MotoGP
David Almansa Kualifikasi Moto3 Moto3 Aragon Michelin Grand Prix of Aragon veda ega pratama