Jangan Asal Beli, Ini 5 Ciri Tahu Berformalin yang Bisa Dilihat dari Teksturnya

RADAR BANYUWANGI - Tahu sudah lama menjadi salah satu bahan makanan favorit di meja makan masyarakat Indonesia. Selain harganya relatif ramah di kantong, tahu juga dikenal sebagai sumber protein yang mudah diolah menjadi berbagai menu.
Namun, konsumen juga menghadapi dua persoalan yang cukup sering terjadi. Tahu dapat dengan cepat berubah aroma menjadi asam, sementara di sisi lain masih ada risiko penyalahgunaan bahan pengawet berbahaya seperti formalin.
Bagi masyarakat Banyuwangi yang menjadikan tahu sebagai salah satu lauk sehari-hari, ketelitian saat membeli menjadi penting. Tahu yang terlihat putih dan bersih belum tentu menjadi jaminan bahwa produk tersebut aman dikonsumsi.
“Kalau saya pas beli tahu, asal kelihatannya bersih dan enggak bau yang aneh-aneh, itu menurut saya sudah cukup,” kata Susi, seorang ibu rumah tangga.
Padahal, patokan bersih saja tidak cukup untuk memastikan keamanan tahu. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 033 Tahun 2012, formalin tergolong bahan kimia berbahaya yang dilarang digunakan pada makanan.
Formalin memiliki sifat yang dapat menghambat pembusukan dengan mengikat protein sehingga mikroorganisme lebih sulit berkembang. Sifat tersebut membuatnya dapat memperpanjang daya simpan pangan secara tidak semestinya, tetapi penggunaan formalin pada makanan berisiko membahayakan kesehatan.
Guru Besar Keamanan Pangan IPB University, Prof. Ahmad Sulaeman, menjelaskan bahaya paparan formalin bagi tubuh manusia.
“Formalin sejatinya adalah pengawet spesifik untuk spesimen atau kayu, bukan makanan. Ketika masuk ke tubuh manusia, formalin mengkoagulasi protein jaringan tubuh dan sukar dikeluarkan. Akibatnya, ginjal dan hati harus bekerja sangat keras menetralkannya, hingga dalam jangka panjang bisa memicu gagal organ dan risiko kanker,” jelasnya.
Karena itu, konsumen perlu lebih teliti ketika membeli tahu. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan sejumlah panduan mengenai karakteristik fisik yang dapat menjadi petunjuk awal untuk membedakan tahu alami dengan tahu yang dicurigai menggunakan formalin.
5 Ciri Tahu Berformalin yang Perlu Diperhatikan
Ciri fisik tidak dapat digunakan sebagai pembuktian pasti kandungan formalin. Namun, tekstur, aroma, dan daya tahan dapat menjadi tanda awal yang membuat konsumen lebih waspada.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




