RADARBANYUWANGI.ID - Setelah menunjukkan performa menjanjikan dengan finis di posisi kelima pada Moto3 Republik Ceko 2026, Veda Ega Pratama kembali menghadapi tantangan penting akhir pekan ini.
Pembalap muda Indonesia itu akan tampil di Moto3 Belanda 2026 yang berlangsung di Sirkuit Assen, salah satu lintasan paling legendaris dalam kalender balap dunia.
Ajang ini menjadi momentum bagi Veda untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus membuktikan hasil evaluasi yang telah dilakukannya usai balapan di Brno.
Moto3 Belanda 2026 menjadi seri ke-10 musim ini. Balapan akan berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, yang dikenal dengan julukan "The Cathedral of Speed". Lintasan tersebut selama puluhan tahun menjadi salah satu arena paling bergengsi dalam kejuaraan Grand Prix dan selalu menghadirkan persaingan ketat di setiap kelas.
Bagi Veda Ega, balapan di Assen bukan sekadar seri lanjutan. Ini merupakan kesempatan untuk kembali mendekati podium setelah beberapa kali menunjukkan kecepatan yang mampu bersaing dengan para pembalap papan atas Moto3.
Momentum Bangkit Setelah Brno
Pada seri sebelumnya di Republik Ceko, Veda berhasil finis di posisi kelima meskipun harus menghadapi berbagai tantangan selama akhir pekan balapan.
Pembalap Honda Team Asia tersebut sebenarnya memiliki peluang meraih hasil lebih baik. Namun persaingan sengit pada lap-lap terakhir membuatnya harus puas mengakhiri balapan di lima besar.
Hasil tersebut tetap menjadi modal positif menuju Assen. Terlebih, performa Veda sepanjang musim menunjukkan tren yang semakin kompetitif dibanding awal musim.
Saat ini, pembalap berusia 17 tahun itu berada di posisi keenam klasemen sementara Moto3 dengan koleksi 82 poin. Ia masih tertinggal 104 poin dari pemuncak klasemen, Maximo Quiles, yang tampil konsisten bersama CFMOTO Gaviota Aspar Team.
Sesi Kualifikasi Jadi Sorotan
Meski tampil cukup baik saat balapan, Veda masih memiliki pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, yakni performa pada sesi kualifikasi.
Dalam dua seri terakhir di Hungaria dan Republik Ceko, Veda mengalami masalah yang membuat posisinya dirugikan sebelum balapan dimulai.
Di Balaton Park, Hungaria, ia dijatuhi hukuman long lap penalty. Sementara di Brno, Republik Ceko, Veda mendapat penalti turun 12 posisi saat start akibat insiden pada sesi kualifikasi.
Kondisi tersebut membuat perjuangannya menjadi lebih berat ketika balapan berlangsung. Karena itu, evaluasi terhadap sesi kualifikasi menjadi perhatian khusus tim Honda Team Asia.
Manajer tim, Hiroshi Aoyama, disebut telah memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut agar tidak kembali terulang di seri-seri berikutnya.
Moto3 Belanda 2026 akan menjadi pembuktian apakah Veda berhasil mengambil pelajaran dari dua akhir pekan balapan sebelumnya.
Jadwal Lengkap Moto3 Belanda 2026
Rangkaian Moto3 Belanda 2026 akan berlangsung selama tiga hari mulai Jumat hingga Minggu dengan agenda sebagai berikut:
Jumat, 26 Juni 2026
-
14.00 WIB – 14.35 WIB: Free Practice 1
-
18.15 WIB – 18.50 WIB: Practice
Sabtu, 27 Juni 2026
-
13.40 WIB – 14.10 WIB: Free Practice 2
-
17.45 WIB – 18.00 WIB: Qualifying 1
-
18.10 WIB – 18.25 WIB: Qualifying 2
Minggu, 28 Juni 2026
-
16.00 WIB: Race Moto3 Belanda 2026
Harapan Besar di The Cathedral of Speed
Sirkuit Assen dikenal sebagai lintasan yang menuntut kombinasi kecepatan, teknik, dan keberanian dalam mengambil keputusan. Karakter trek yang cepat diperkirakan akan menghadirkan pertarungan ketat sejak sesi latihan hingga balapan utama.
Bagi Veda, hasil positif di Assen sangat penting untuk menjaga momentum di tengah persaingan Moto3 yang semakin kompetitif. Jika mampu memperbaiki performa pada sesi kualifikasi dan menghindari hukuman yang merugikan, peluang pembalap Indonesia tersebut untuk kembali bersaing di barisan depan akan semakin terbuka.
Akhir pekan ini, perhatian pecinta balap motor Indonesia kembali tertuju ke Assen. Mereka menantikan apakah Veda Ega Pratama mampu melanjutkan tren positifnya dan semakin dekat dengan podium yang selama ini menjadi target besar bersama Honda Team Asia. (*)
Editor : Ali Sodiqin