Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Nicolo Bulega Bidik Kursi MotoGP 2027, Peluang Bersama Trackhouse Menguat di Tengah Kebuntuan Ducati

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 14 April 2026 | 22:15 WIB
Nicolo Bulega membuka peluang pindah ke MotoGP 2027. (MotoGP)
Nicolo Bulega membuka peluang pindah ke MotoGP 2027. (MotoGP)

RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap World Superbikes, Nicolo Bulega, tengah menjajaki berbagai opsi untuk mewujudkan ambisinya untuk tampil penuh di MotoGP musim 2027. Masa depan pembalap Italia itu menjadi sorotan setelah peluangnya untuk bertahan dalam struktur Ducati dinilai semakin terbatas.

Mengutip MotoGPNews.com, Bulega diketahui ingin melakukan perpindahan permanen ke kelas utama setelah sempat mencicipi debut pada akhir 2025 sebagai pengganti Marc Marquez yang mengalami cedera. Dengan kontraknya bersama Aruba Ducati yang akan berakhir pada 2026, ia kini membuka peluang untuk hengkang.

Kesempatan Bulega untuk naik ke tim pabrikan Ducati praktis tertutup. Ducati telah mengunci susunan pembalapnya untuk 2027 dengan mempertahankan Marquez serta merekrut Pedro Acosta.

Sementara itu, peluang ke tim satelit seperti VR46 juga tampak kecil. Fermin Aldeguer sudah dipastikan bergabung, dan Fabio Di Giannantonio diperkirakan tetap mempertahankan kursinya.

Di sisi lain, tim Gresini juga belum tentu menjadi solusi. Meski ada satu kursi kosong setelah Aldeguer dan Alex Marquez pergi, tim tersebut disebut enggan merekrut Bulega karena minimnya pengalaman di MotoGP.

Manajer Bulega mengindikasikan bahwa kliennya siap meninggalkan Ducati demi mengejar tempat di MotoGP. Dengan jalur internal Borgo Panigale yang nyaris tertutup, pencarian kini meluas ke tim lain di paddock.

Pasar pembalap MotoGP 2027 memang bergerak cepat. Banyak pembalap berupaya mengamankan kontrak lebih awal, sehingga kursi yang tersedia semakin terbatas.

Jurnalis MotoGP, Giovanni Zamagni, menyebut tim Trackhouse Aprilia sebagai salah satu opsi paling realistis bagi Bulega. Tim asal Amerika itu dinilai cocok dengan karakter pembalap muda.

“Nicolo memiliki beberapa alternatif. Yang utama adalah Aprilia Trackhouse. Ini bisa menjadi pilihan luar biasa karena motor Aprilia sangat kompetitif, dan Bulega adalah tipe pembalap yang disukai Davide Brivio,” ujar Zamagni.

“Mengembangkan pembalap muda dan memberi mereka kesempatan adalah kekuatan tim tersebut. Bulega akan menemukan lingkungan yang sangat mendukung di sana,” tambahnya.

Namun, jalan menuju Trackhouse tidak mudah. Bulega diperkirakan harus bersaing dengan Enea Bastianini, yang juga tengah mencari opsi keluar dari KTM.

Zamagni juga menyoroti bahwa Gresini kecil kemungkinan menurunkan dua rookie sekaligus pada 2027. Faktor pengalaman menjadi pertimbangan penting dalam menentukan komposisi tim.

“Tidak mudah bagi Nicolò. Ada banyak pembalap yang mengincar kursi tersebut, termasuk Bastianini. Situasinya memang rumit, terutama dalam konteks Ducati,” jelasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#trackhouse #ducati #motogp #Nicolo Bulega