Jack Miller Terancam Tersingkir dari MotoGP 2027, Performa Buruk dan Persaingan Ketat di Pramac Jadi Penentu Masa Depan Pembalap Australia

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Selasa, 14 April 2026 | 02:15 WIB
Jack Miller terancam kehilangan kursi MotoGP 2027 usai performa buruk di Pramac. (Yamaha Racing)
Jack Miller terancam kehilangan kursi MotoGP 2027 usai performa buruk di Pramac. (Yamaha Racing)

RADARBANYUWANGI.ID - Masa depan MotoGP pembalap Australia, Jack Miller, tengah berada di persimpangan krusial menjelang musim 2027. Kontraknya bersama Pramac Racing akan berakhir pada penghujung 2026, dan hingga kini belum ada kepastian mengenai kelanjutan kariernya di kelas utama.

Miller, yang sempat dianggap sebagai sosok penting dalam pengembangan mesin V4 tim, justru kesulitan menunjukkan performa kompetitif di lintasan. Hingga tiga balapan awal musim 2026, ia belum mengoleksi satu pun poin. Situasi ini semakin kontras karena rekan setimnya yang masih rookie, Toprak Razgatlioglu, mampu mengunggulinya di setiap balapan dan bahkan sudah mencetak poin perdana di Austin.

Dalam sebuah laporan, disebutkan bahwa peluang Miller untuk bertahan kini sama kecilnya dengan Alex Rins untuk tetap berada di grid. Pernyataan ini mempertegas tekanan besar yang dihadapi pembalap asal Australia tersebut.

Perubahan besar juga terjadi di kubu Yamaha MotoGP. Tim pabrikan Jepang itu dikabarkan akan merombak total susunan pembalapnya. Ai Ogura dilaporkan akan bergabung pada 2027 bersama Jorge Martin. Sementara itu, Fabio Quartararo disebut akan hengkang ke Honda Racing Corporation, yang otomatis membuat Alex Rins kehilangan tempatnya.

Di sisi lain, Pramac juga tidak tinggal diam. Nama-nama muda seperti Izan Guevara dan Senna Agius mulai dikaitkan dengan kursi tim untuk musim depan. Hal ini semakin memperkecil peluang Miller untuk bertahan, kecuali ia mampu memperbaiki performanya secara signifikan.

Meski demikian, pengalaman Miller tetap menjadi nilai tambah, terutama dalam menghadapi era motor baru berkapasitas 850cc yang akan segera diterapkan. Namun, dunia balap tidak hanya menilai pengalaman, melainkan juga hasil di lintasan.

Laporan dari Speedweek menyebutkan bahwa jika performa Miller tidak meningkat, kariernya di MotoGP berpotensi berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan. “Jika ia kehilangan kursinya di Pramac, maka sangat mungkin itu menjadi akhir perjalanan Miller di MotoGP,” tulis laporan tersebut, dikutip MotoGPnews.com.

Kendati demikian, peluang lain masih terbuka. Miller dikabarkan memiliki kesempatan besar untuk bergabung dengan tim World Superbike milik Ducati Corse. Hubungan baik yang terjalin saat ia membela Ducati pada 2021–2022 menjadi modal penting untuk membuka pintu kembali di ajang berbeda.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : motogpnews.com
jack miller Pramac motogp australia