RADARBANYUWANGI.ID - Balapan Sprint dalam ajang Red Bull Grand Prix of the Americas (GP Amerika Serikat) menghadirkan drama yang tidak hanya terjadi sepanjang 10 lap, tetapi juga berlanjut setelah bendera finis dikibarkan.
Pebalap muda Pedro Acosta sempat melintasi garis finis di posisi ketiga. Namun, hasil tersebut tidak bertahan lama setelah dirinya langsung berada dalam investigasi terkait dugaan pelanggaran regulasi tekanan ban.
Setelah melalui proses peninjauan, otoritas balapan menyatakan bahwa Acosta terbukti menggunakan tekanan ban di bawah batas minimum yang diizinkan. Atas pelanggaran tersebut, ia dijatuhi penalti waktu delapan detik.
“Ia terbukti menjalankan tekanan ban di bawah batas yang diperbolehkan dan dijatuhi penalti delapan detik pascabalapan,” demikian pernyataan FIM, dikutip MotoGP.
Akibat sanksi tersebut, posisi Acosta merosot drastis dari peringkat ketiga ke posisi kedelapan dalam klasemen akhir Sprint.
Situasi ini membawa keuntungan bagi Enea Bastianini dari tim Red Bull KTM Tech3. Pebalap asal Italia itu sebelumnya finis di posisi keempat, namun akhirnya naik ke posisi ketiga dan mengamankan podium terakhir.
Hasil ini menjadi podium sprint kedua Bastianini bersama KTM, sekaligus menutup akhir pekan yang impresif baginya.
Editor : Lugas Rumpakaadi