RADAR BANYUWANGI - Bunga hias dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin memberi warna pada ruangan tanpa harus melakukan perawatan rutin seperti menyiram tanaman hidup.
Pilihan bentuknya kini beragam, mulai dari mawar, tulip, bunga matahari, lavender, hingga rangkaian bunga berukuran kecil. Variasi warna seperti putih, merah muda, kuning, merah, dan ungu juga memudahkan penghuni rumah menyesuaikannya dengan karakter ruangan.
Namun, memilih bunga hias sebaiknya tidak hanya berdasarkan warna yang menarik. Ukuran bunga, bentuk rangkaian, pot, hingga lokasi penempatan ikut menentukan tampilan akhirnya.
Untuk meja kerja, rak, atau meja samping tempat tidur, rangkaian berukuran kecil lebih mudah ditempatkan tanpa membuat permukaan terasa penuh. Sementara itu, bunga atau tanaman artificial berukuran lebih besar dapat dimanfaatkan untuk mengisi sudut ruang yang kosong.
Pemilihan warna juga bisa disesuaikan dengan interior. Bunga berwarna cerah dapat menjadi aksen pada ruangan bernuansa netral. Sebaliknya, rangkaian dengan warna yang lebih lembut dapat dipilih apabila penghuni ingin mempertahankan tampilan ruangan yang sederhana.
Pot atau vas tidak kalah penting. Bentuk dan warnanya dapat diselaraskan dengan furnitur atau elemen dekoratif lain agar bunga tidak terlihat seperti tambahan yang berdiri sendiri.
Salah satu keunggulan bunga hias adalah tidak membutuhkan penyiraman. Produk semacam ini juga dapat ditempatkan di area yang kurang ideal bagi tanaman hidup karena pengguna tidak perlu mempertimbangkan kebutuhan air seperti pada tanaman asli.
Meski demikian, minim perawatan bukan berarti bebas perawatan. Debu yang menempel pada daun dan kelopak dapat membuat warna terlihat kusam.
“Tanaman artificial tetap membutuhkan pembersihan sesekali untuk mencegah debu menumpuk dan membuatnya terlihat kusam,” tulis IKEA dalam sebuah panduan perawatan bunga hias.
Cara membersihkannya perlu disesuaikan dengan bahan dan petunjuk produk. Sejumlah tanaman artificial IKEA, misalnya, dianjurkan dibersihkan dengan kain kering, sedangkan produk lain menggunakan kain lembap.
Karena itu, pemilik sebaiknya memeriksa petunjuk perawatan sebelum menggunakan air atau bahan pembersih tertentu.
Editor : Lugas Rumpakaadi