IHSG, Rupiah, dan Emas Hari Ini: Pasar Hadapi Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed


RADAR BANYUWANGI - Pasar keuangan Indonesia memasuki perdagangan Kamis (17/9), dengan sejumlah faktor global dan domestik yang perlu diperhatikan.
Salah satu pemicu utama berasal dari keputusan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, yang menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4,00%.
Keputusan tersebut berpotensi memengaruhi pergerakan dolar AS, arus modal global, rupiah, saham, hingga harga emas.
Di dalam negeri, pelaku pasar juga mencermati respons Bank Indonesia serta perkembangan pasar surat berharga negara.
Tiga hal yang menjadi perhatian pasar hari ini
Ada tiga perkembangan utama yang menjadi perhatian dalam perdagangan hari ini.
Pertama, Federal Reserve kembali menaikkan target suku bunga federal funds sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4,00%.
Dalam pernyataan resminya pada 16 September 2026, Federal Reserve menilai aktivitas ekonomi Amerika Serikat masih berkembang dengan solid, tetapi inflasi tetap menjadi perhatian.
The Fed secara langsung menyatakan, “Inflasi masih tinggi.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa tekanan harga masih menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penentuan kebijakan moneter AS.
Federal Reserve juga menyebut ketidakpastian masih tinggi, antara lain karena perkembangan geopolitik.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




