RADAR BANYUWANGI - Wajah yang mulai mengilap akibat produksi minyak berlebih kerap menjadi persoalan saat aktivitas berlangsung dari pagi hingga siang. Kondisi tersebut membuat riasan terlihat kurang segar.
Upaya sederhana berupa penambahan bedak secara langsung justru dapat membuat lapisan makeup tampak semakin tebal, bertekstur, bahkan menggumpal.
Masalah tersebut umumnya muncul ketika minyak yang berada di permukaan kulit bercampur dengan sisa riasan sebelumnya, kemudian ditimpa lagi dengan bedak baru.
Karena itu, touch up tidak seharusnya dimulai dengan langsung menambahkan produk, melainkan dengan mengurangi terlebih dahulu minyak berlebih yang menumpuk.
Dalam memilih produk, perbedaan antara bedak tabur dan bedak padat juga perlu diperhatikan.
Bedak tabur memiliki tekstur partikel yang ringan dan halus sehingga lebih sesuai digunakan untuk mengunci riasan pada tahap awal.
Produk ini biasanya diaplikasikan setelah rangkaian makeup selesai dilakukan.
Sementara itu, bedak padat memiliki bentuk yang lebih kompak dan umumnya menawarkan tingkat coverage yang lebih tinggi.
Karakter tersebut membuatnya lebih praktis untuk dibawa dan digunakan saat perlu memperbaiki riasan di tengah hari.
Penggunaannya dapat membantu meratakan kembali tampilan pada bagian wajah yang mulai luntur atau kehilangan kesegaran.
Namun, penggunaan bedak padat bukan berarti dapat langsung dilakukan di atas wajah yang penuh minyak.
Langkah awal yang lebih penting adalah menyerap minyak berlebih menggunakan kertas minyak atau blotting paper.
Berdasarkan informasi yang dirujuk dari Alodokter.com, penggunaan kertas minyak sebelum bedak dianjurkan untuk membantu mengurangi minyak di wajah tanpa mengganggu susunan makeup yang sudah ada.
Teknik tersebut juga membuat permukaan kulit lebih siap menerima lapisan bedak berikutnya.
Penggunaan kertas minyak (blotting paper) sebelum mengaplikasikan bedak sangat dianjurkan untuk menyerap kelebihan minyak di wajah tanpa merusak tatanan riasan yang sudah ada.
Setelah minyak terserap, tahap berikutnya adalah memilih bedak yang memiliki tekstur halus.
Bedak padat dengan hasil translucent dapat menjadi pilihan karena tidak memberikan tambahan warna yang terlalu kuat pada permukaan kulit.
Hal ini penting agar lapisan makeup lama dan baru tidak terlihat bertabrakan.
Aplikasinya pun perlu dilakukan secara tipis.
Area yang paling membutuhkan perhatian biasanya adalah T-zone, yakni dahi, hidung, dan dagu, karena bagian tersebut cenderung lebih mudah mengalami kilap.
Bedak sebaiknya ditepuk perlahan menggunakan spons, bukan digeser di atas kulit.
Cara tersebut membantu mempertahankan lapisan complexion yang sudah terbentuk sebelumnya.
Penggunaan face mist atau setting spray dapat menjadi langkah terakhir.
Semprotan tersebut membantu menyatukan partikel bedak dengan makeup sehingga hasil akhir terlihat lebih menyatu dan tidak terlalu kering.
Selain itu, langkah ini dapat memberikan kesan wajah yang kembali segar setelah aktivitas sepanjang hari.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Alodokter