11 Titik Api Terpantau di Ungup-Ungup, Karhutla Mengancam Kawasan Ijen

RADAR BANYUWANGI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengancam kawasan pegunungan Banyuwangi. Sedikitnya 11 titik panas terdeteksi di sekitar Gunung Merapi Ungup-Ungup, hanya sekitar satu kilometer dari kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ijen. Api bahkan terlihat dari Desa Telemung, Kecamatan Kalipuro, hingga jalur pendakian Ijen.
Kebakaran mulai terpantau sejak Rabu malam (2/9). Hingga Kamis (3/9), sejumlah titik api masih terlihat dan terus dipantau untuk mengantisipasi kobaran meluas ke kawasan sekitar Ijen.
Prakirawan BMKG Banyuwangi Agung Dwi mengatakan, berdasarkan pantauan laman SiPongi milik Perhutani, indikasi kebakaran mulai terdeteksi pada Rabu malam sekitar pukul 19.30.
"Berdasarkan situs SiPongi milik Perhutani, titik kebakarannya mulai terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 19.30," ujarnya.
Pantauan pada Kamis (3/9) sekitar pukul 16.00 menunjukkan sedikitnya 11 titik berwarna merah di sekitar Gunung Merapi Ungup-Ungup. Titik tersebut mengindikasikan adanya suhu permukaan ekstrem dengan tingkat kepastian sangat tinggi sehingga berpotensi menunjukkan kebakaran aktif atau titik api.
Kondisi tersebut membuat kebakaran menjadi perhatian lantaran lokasinya berada tidak jauh dari kawasan wisata Ijen.
Kepala TWA Ijen Rusdi Santoso membenarkan adanya kebakaran di kawasan Gunung Merapi Ungup-Ungup.
"Titik kebakaran berada di area Gunung Merapi Ungup-Ungup," katanya.
Api Terlihat dari Jalur Ijen
Visual kebakaran tidak hanya terpantau melalui sistem pemantauan titik panas. Dari kawasan permukiman di Desa Telemung, Kecamatan Kalipuro, keberadaan titik api juga dapat terlihat.
Cahaya maupun kepulan asap dari lokasi kebakaran turut terpantau dari kawasan pendakian TWA Ijen. Kondisi tersebut menunjukkan posisi kebakaran cukup mudah terlihat dari sejumlah titik di sekitar kawasan wisata.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




