RADARBANYUWANGI.ID - Media sosial kembali dihebohkan tren baru yang bikin BLINK—sebutan fans Blackpink—tak bisa diam.
Setelah action figure digital berbasis AI sempat merajai timeline, kini giliran “foto polaroid bareng idol” yang jadi kegemaran Gen Z dan milenial.
Fenomena ini memungkinkan penggemar membuat foto ilusi seolah benar-benar berpose bersama Jennie, Jisoo, Lisa, atau Rosé tanpa harus hadir di fanmeeting.
Baca Juga: BSU September 2025 Cair Lagi? Ini Penjelasan Resmi Kemenaker yang Harus Kamu Tahu
Dengan efek khas kamera polaroid, pencahayaan vintage, dan framing natural, hasilnya tampak realistis bak foto asli.
Teknologi di Balik Foto Ajaib
Tren ini dipopulerkan Gemini AI, teknologi multimodal besutan Google. Versi terbarunya—Gemini 2.5 Flash, Flash-Lite, dan Pro—mampu menggabungkan dua foto berbeda, menyesuaikan pencahayaan, hingga menambah efek vintage sesuai perintah pengguna.
Tak heran, foto polaroid bareng idol jadi booming karena prosesnya cepat, mudah, dan hasilnya nyaris sempurna.
Baca Juga: Tren Foto Polaroid Bareng Idol Cuma Modal Gemini AI, Fans Gen Z Heboh
Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Blackpink
-
Siapkan foto selfie dan foto idol dengan kualitas tinggi.
-
Buka aplikasi atau browser Gemini AI.
-
Pilih fitur Nano Banana untuk menggabungkan foto dan prompt.
-
Unggah dua foto, tulis instruksi detail soal pose dan efek.
-
Tunggu hasilnya, lalu unduh untuk dipamerkan ke media sosial.
Baca Juga: Viral di YouTube! Khalid Basalamah Akui Kembalikan Uang Kasus Kuota Haji ke KPK
Waspadai Risiko
Meski seru, pengguna diimbau berhati-hati. Mengunggah foto pribadi ke platform AI berarti memberikan akses data ke server.
Metadata seperti lokasi dan waktu pengambilan foto bisa tersimpan, memicu potensi penyalahgunaan seperti deepfake.
Kenapa Bisa Viral?
Tren ini membuat fans merasa lebih dekat dengan idolanya. Jika dulu hanya bisa mengoleksi poster, kini BLINK bisa punya “foto kenangan” digital yang seolah nyata bersama Jennie cs.
Bukan sekadar editan, tapi pengalaman virtual yang bikin media sosial makin panas. (*)
Editor : Ali Sodiqin