RADARBANYUWANGI.ID - Media sosial kembali heboh dengan tren anyar yang bikin penggemar idol dari kalangan Gen Z dan milenial ketagihan.
Setelah action figure digital berbasis AI sempat booming, kini giliran tren “foto polaroid bareng idol” yang mendominasi lini masa X, TikTok, hingga Instagram.
Fenomena ini membuat seolah-olah pengguna benar-benar berpose bersama idola favoritnya.
Baca Juga: Viral Tren Foto Miniatur AI 'Nano Banana' Bikin Instagram dan TikTok Heboh, Begini Cara Bikinnya!
Tanpa perlu hadir ke fanmeeting atau nekat meminta foto langsung, hasil akhirnya tampak realistis: pencahayaan vintage, efek khas kamera polaroid, dan framing natural seperti foto sungguhan.
Teknologi di Balik Polaroid AI
Tren ini tak lepas dari kecanggihan Gemini AI, teknologi multimodal besutan Google.
Versi terbaru Gemini 2.5 Flash, Flash-Lite, dan Pro mampu menggabungkan dua foto berbeda, menyelaraskan cahaya, menambahkan efek retro, bahkan mengganti latar belakang sesuai prompt pengguna.
Tak heran, fitur ini langsung viral: mudah digunakan, cepat diproses, dan hasilnya autentik.
Baca Juga: Bansos Beras Butuh Dana Rp7 Triliun! Airlangga Hartarto Pastikan Sebut Bantuan Hanya untuk 2 Bulan
Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idol di Gemini AI
-
Siapkan foto idol berkualitas dengan wajah jelas, serta selfie pribadi dengan pencahayaan bagus.
-
Buka aplikasi Gemini AI lewat browser atau aplikasi resmi.
-
Pilih fitur Nano Banana (ikon pisang di kolom prompt).
-
Unggah dua foto beresolusi tinggi.
-
Tulis prompt detail: pose, lighting, efek vintage, hingga background.
-
Tunggu hasil lalu koreksi sesuai kebutuhan.
-
Unduh dan pamerkan ke media sosial.
Tips Hasil Maksimal: gunakan lighting bagus, variasikan prompt, tambahkan frame polaroid atau tanggal, serta pilih foto dengan wajah simetris.
Baca Juga: Cara Cek Status Penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025 via Website Resmi
Etika dan Keamanan
Meski seru, tren ini tetap menyimpan risiko. Foto pribadi yang diunggah bisa menyertakan metadata seperti lokasi dan waktu pengambilan. Jika disalahgunakan, rawan dipakai untuk deepfake.
Karena itu, pakar mengingatkan: jangan unggah foto sensitif, gunakan gambar idol yang legal, dan selalu pikirkan keamanan data.
Mengapa Bisa Viral?
Tren polaroid AI memberi sensasi fans seolah punya kenangan pribadi bersama idolanya. Konten ini memicu interaksi tinggi di media sosial, dari komentar, repost, hingga tantangan membuat versi masing-masing.
Baca Juga: Viral Foto Polaroid AI Bikin Resah! Pemain Timnas dan Artis Indonesia Angkat Suara Soal Editan Mesra
Jika dulu penggemar hanya bisa mengoleksi poster atau menunggu sesi tanda tangan, kini mereka bisa punya “foto bersama” digital yang tampak nyata.
Fenomena ini menegaskan, teknologi AI bukan sekadar hiburan, tapi juga mengubah cara fans berinteraksi dengan idola. (*)
Editor : Ali Sodiqin