Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Langkah Mengejutkan! Anak Lee Jae Yong Rela Tinggalkan Paspor AS untuk Jadi Perwira AL

Fanzha Shefya Yuananda • Jumat, 12 September 2025 | 03:00 WIB
Keputusan putra Lee Jae Yong mundur dari kewarganegaraan AS demi wajib militer Korea Selatan jadi sorotan.
Keputusan putra Lee Jae Yong mundur dari kewarganegaraan AS demi wajib militer Korea Selatan jadi sorotan.

RADARBANYUWANGI.ID – Kabar bahwa Lee Ji Ho, putra sulung pemimpin Samsung Electronics Lee Jae Yong, memilih jalur militer sebagai perwira Angkatan Laut disambut hangat oleh publik Korea Selatan.

Warga menilai keputusannya bukan hanya langkah pribadi, melainkan juga pesan moral yang menginspirasi generasi muda.

Respons publik bertebaran di forum daring dengan komentar bernada kagum.

Banyak yang mengaku tak menyangka putra konglomerat sebesar Samsung rela meninggalkan kewarganegaraan AS dan memilih jalur militer yang dikenal berat.

“Angkatan Laut sangat tangguh. Dia luar biasa,” tulis seorang netizen. Ada pula yang menambahkan, “Dia bahkan tidak memilih wajib militer singkat. Ini benar-benar mengesankan.”

Tak sedikit komentar lain yang membandingkan pilihan Ji Ho dengan kecenderungan sebagian besar pemuda yang, bila memungkinkan, akan memilih jalur lebih ringan.

Rata-rata wajib militer sebagai tamtama berlangsung 18–21 bulan, sedangkan jalur perwira yang dipilih Ji Ho memakan waktu hingga 39 bulan.

Perbedaan durasi ini memperkuat pandangan bahwa langkah Ji Ho lebih didorong oleh komitmen, bukan kenyamanan.

Selain soal durasi, publik juga melihat simbolisme keputusan ini. Dengan melepas kewarganegaraan AS, Ji Ho menegaskan identitasnya sebagai warga Korea yang siap memikul kewajiban negara.

Sikap ini kontras dengan sebagian anak muda dari kalangan elite yang kerap dicap berusaha mencari jalan keluar dari kewajiban militer.

Bagi masyarakat Korea Selatan yang masih memandang wajib militer sebagai tolok ukur tanggung jawab, langkah Ji Ho memberi harapan baru.

Ia dipuji sebagai sosok muda yang berani keluar dari bayang-bayang ayahnya, dengan menunjukkan dedikasi pribadi di luar jalur bisnis keluarga.

“Legenda. Wah, Angkatan Laut itu benar-benar keras, semoga dia berhasil,” komentar lain berbunyi.

 Banyak pula yang menilai, keputusan ini akan membentuk karakter Ji Ho sekaligus menambah rasa hormat publik terhadap keluarga besar Samsung. (*)


Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#lee ji ho #pindah kewarganegaraan #Samsung electronic #wajib militer #Korea Selatan #lee jae yong