Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hidup Pemain Film Ipar Adalah Maut Davina Karamoy Usai Jadi Mualaf, Kini Tak Mau Lepas Hijab

Ali Sodiqin • Jumat, 4 April 2025 | 22:19 WIB
Aktris Davina Karamoy, pemeran film film Ipar Adalah Maut. (instagram davinaakaramoy)
Aktris Davina Karamoy, pemeran film film Ipar Adalah Maut. (instagram davinaakaramoy)

RADARBANYUWANGI.ID - Aktris muda Davina Karamoy tidak hanya mencuri perhatian publik lewat perannya dalam film "Ipar Adalah Maut," yang ditonton hingga jutaan orang di bioskop, tetapi juga melalui kisah pribadinya yang menginspirasi.

Keputusan Davina untuk pindah agama ke Islam menjadi sorotan, terutama setelah ia berbagi pengalaman spiritual yang mendalam terkait surat Al Isra ayat 44-46.

Davina, yang lahir di Jakarta pada 17 Agustus 2002, berasal dari keluarga dengan latar belakang agama yang berbeda.

Ayahnya, Yesky Askiando Karamoy, beragama Kristen, sementara ibunya, Esther Novita, menganut agama Islam.

Dengan latar belakang tersebut, Davina sudah terbiasa dengan perbedaan keyakinan sejak kecil.

Suatu ketika, Davina mengalami sakit parah dengan demam tinggi yang membuatnya tidak bisa mengonsumsi makanan.

Dalam kondisi tersebut, ibunya menyarankan untuk membaca surat Al Isra ayat 44-46.

"Ajaibnya, setelah baca itu, nggak lama kemudian aku langsung sehat, sembuh. Dari situ pertama kalinya aku terketuk," ungkap Davina saat berbicara di Gandaria City, Jakarta Selatan, seperti dilansir dari JawaPos.com.

Pengalaman tersebut membuat Davina terkejut dan nyaris tidak percaya. Dari situ, ia mulai belajar lebih dalam tentang agama Islam.

Akhirnya, Davina memantapkan hati untuk menjadi mualaf dan mengikuti agama ibunya. Sejak memeluk Islam, ia merasakan ketenangan yang lebih dalam hidupnya.

Meskipun saat ini Davina belum mengenakan hijab, ia memiliki keinginan untuk berhijab di masa depan.

Ia menyadari bahwa mengenakan hijab adalah kewajiban bagi seorang muslimah.

Namun, sebelum mengambil langkah tersebut, Davina ingin memantapkan hati terlebih dahulu.

"Makanya sekarang masih memantapkan hati dulu. Setelah memutuskan berhijab, aku tidak mau melepasnya kembali," ujarnya.

Perjalanan spiritual Davina Karamoy menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa pencarian makna dan keyakinan dalam hidup adalah proses yang sangat pribadi dan mendalam.

Dengan keteguhan hati dan niat yang tulus, Davina berharap dapat menjalani perjalanan barunya sebagai seorang muslimah dengan penuh keyakinan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#davina karamoy #mualaf #Ipar adalah maut