Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Film Produksi Anak Banyuwangi ’Pencarian Cahaya’ Tampilkan Perjalanan Spiritual hingga Keindahan Alam Bumi Blambangan

Bagus Rio Rohman • Senin, 13 Januari 2025 | 17:06 WIB
SYUTING FILM: Kru film Pencarian Cahaya mengambil tema dan latar di Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, kemarin.
SYUTING FILM: Kru film Pencarian Cahaya mengambil tema dan latar di Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, kemarin.

RadarBanyuwangi.id - Banyuwangi kembali menghadirkan karya lokal yang sarat makna melalui film berjudul ”Pencarian Cahaya”.

Film itu mengangkat kisah perjalanan spiritual seorang gadis muda bernama Cahaya yang tengah mempertanyakan keyakinannya kepada Tuhan di tengah lika-liku hidupnya.

Diarahkan oleh sutradara berbakat asal Banyuwangi, film ini menggambarkan perjuangan Cahaya yang tumbuh dalam keluarga sederhana, namun penuh konflik.

Rasa kecewa dan putus asa atas berbagai cobaan hidup membuatnya meragukan kehadiran Tuhan. Dalam pelariannya, Cahaya memutuskan untuk menjelajahi keindahan alam Banyuwangi, termasuk ke Gunung Ijen, Pantai Pulau Merah, hingga Desa Osing yang kaya akan tradisi.

Film Pencarian Cahaya menceritakan perjalanan Cahaya yang bertemu dengan berbagai tokoh yang memberi pelajaran hidup.

Mulai dari seorang nelayan tua yang bijak, penari gandrung yang penuh semangat, hingga seorang pendeta yang menggugah pemahamannya tentang arti harapan.

Semua pengalaman itu secara perlahan membawanya pada momen refleksi yang mendalam. Hingga akhirnya menemukan kembali iman yang sempat hilang.

Sutradara film Pencarian Cahaya Arif Citenx mengungkapkan bahwa film garapannya tersebut bukan sekadar cerita, melainkan sebagai penggambaran kekuatan spiritual manusia.

”Kami ingin menunjukkan bahwa perjalanan menemukan Tuhan bisa terjadi dalam diri siapa saja, kapan saja, dan di mana saja, bahkan dalam keraguan sekalipun,” jelasnya.

Film tersebut, lanjut Arif, tidak hanya menonjolkan cerita yang kuat. Tetapi juga keindahan sinematografi dengan latar Banyuwangi yang eksotis.

”Musik tradisional khas Banyuwangi turut mengiringi adegan-adegan emosional, memberikan sentuhan lokal yang mendalam,” katanya.

Arif menambahkan, film Pencarian Cahaya tidak hanya membawa pesan religi. Tetapi juga menyentuh isu-isu universal tentang pencarian jati diri, harapan, dan keindahan keberagaman budaya Banyuwangi.

”Film ini dijadwalkan tayang di YouTube dan beberapa platform digital mulai 23 Januari mendatang,” pungkasnya. (rio/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#film #spiritual #Pencarian Cahaya #keindahan alam #banyuwangi