Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Urban Legend Jurig Jarian: Hantu Penunggu Tempat Sampah, Doyan Anak-Anak dan Ganggu Ibu Hamil

Niklaas Andries • Selasa, 8 Oktober 2024 | 16:23 WIB
MISTIS: haru Jurig Jarian diyakini meneror anak-anak dan ibu hamil
MISTIS: haru Jurig Jarian diyakini meneror anak-anak dan ibu hamil

Radarbanyuwangi.id – Masyarakat Indonesia tentu sangat mahfum dengan keberadaan mahluk halus yang tak kasat mata. Didalam sendi kehidupan masyarakat pun sangat mempercayai bahwa kehidupan manusia juga berdampingan dengan adanya mahluk lain.

Maka tidak mengherankan bila kepercayaan terhadap mahluks halus ini memunculan beragam cerita mistis di berbagai daerah. Seperti halnya cerita hantu Jurig Jarian yang sangat familiar di daerah Garut, Hawa Barat.

Secara harfiah, istilah "Jurig" dalam bahasa Sunda berarti "hantu", sedangkan "Jarian" merujuk pada "tempat sampah". Dengan kata lain, Jurig Jarian dianggap sebagai hantu yang konon menetap di tumpukan sampah atau area-area kotor yang tak terjamah.

Menariknya, hantu ini juga dipercaya sering menghuni tempat-tempat yang terlihat bersih, seperti toilet, kamar mandi, hingga tempat kotor lainnya. Meskipun sudah dibersihkan berkali-kali, toilet tetap dianggap bagian dari lingkungan kotor yang menjadi tempat favorit bagi Jurig Jarian.

Menurut kisah yang berkembang di masyarakat setempat, penampakan Jurig Jarian memiliki ragam versi. Ada yang percaya sosoknya menyerupai tuyul, makhluk kecil mirip anak-anak.

Namun, sebagian lainnya menggambarkan hantu ini sebagai sosok wanita dengan tubuh yang dipenuhi oleh tumpukan sampah. Jurig Jarian diyakini hanya menampakkan diri pada waktu tertentu, terutama kepada anak-anak atau ibu hamil menjelang senja, tepatnya saat matahari hampir tenggelam, yang dalam bahasa Sunda dikenal sebagai waktu "sareupna".

Meskipun mitos mengenai Jurig Jarian ini tidak sepopuler hantu-hantu dalam budaya Sunda lainnya, kehadirannya dipercaya membawa dampak yang kurang menyenangkan.

Mereka yang melihat sosok ini konon akan mengalami gejala aneh seperti demam, gatal-gatal, atau bahkan kesurupan. Penyembuhan dari gangguan Jurig Jarian pun terbilang cukup unik.

Masyarakat setempat biasanya menggunakan campuran air kelapa muda, kopi pahit, sedikit garam, dan doa Ayat Kursi untuk mengusir pengaruh negatif dari makhluk tersebut.

Dari sudut pandang ilmiah, keberadaan Jurig Jarian memang belum dapat dipastikan.Namun, jika dilihat dari perspektif budaya, cerita ini mungkin mengandung pesan moral yang ingin disampaikan oleh leluhur agar masyarakat selalu menjaga kebersihan.

Kisah-kisah seram seperti ini biasanya cukup efektif untuk menakuti anak-anak agar tidak bermain-main di tempat yang kotor dan selalu menjaga kebersihan lingkungan. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#jawa barat #cerita mistis #Jurig Jarian #ibu hamil #garut #Mahluk Halus #anak-anak #indonesia #toilet