RadarBanyuwangi.id – Amanda Manopo dan sederet artis papan atas tanah air tengah melakukan syuting film berjudul Kupu Kupu Kertas di Banyuwangi.
Amanda Manopo juga akan tinggal di Banyuwangi untuk sementara waktu sampai proses syuting selesai.
”Kami sudah mulai syuting sejak 19 Agustus lalu, kurang lebih sebulan berada di Banyuwangi,” ungkap Sudiadi, line producer.
Film garapan Maxima Pictures & Denny Siregar Production ini akan mengambil lokasi syuting total di Banyuwangi.
Terlihat sekilas lokasi syuting film Kupu-Kupu Kertas berada di sebuah pedesaan yang dekat sekali dengan hutan.
”Hari ini kita sedang syuting di kawasan wisata Sumbermanis, Gombengsari, Kecamatan Kalipuro,” jelas lelaki yang akrab disapa Adi ini.
Menurut Adi, film Kupu-Kupu Kertas berlatar belakang sebuah sejarah kelam di Indonesia, yakni terbunuhnya tujuh pahlawan revolusi dalam G-30S/PKI.
Termasuk tragedi di Banyuwangi. Pada 18 Oktober 1965, sebanyak 62 pemuda GP Ansor meninggal dalam penyerangan yang dilakukan oleh kelompok bromocorah yang bernaung di bawah bendera PKI.
Pemuda Ansor kemudian melakukan pembalasan dengan nama operasi Gagak Hitam. Korban berjatuhan semakin banyak dan tidak dapat dihindari lagi.
Peristiwa ini diabadikan dalam sebuah monumen yang dikenal dengan Lubang Buaya Cemetuk.
Terinspirasi dari peristiwa kelam tersebut, Denny Siregar mengangkat sebuah kisah romantis sepasang remaja yang terjebak dalam situasi pertikaian mengerikan ini.
”Kami memang bekerja sama dengan GP Ansor Banyuwangi dalam pembuatan film ini,” terang Adi.
Dalam film tersebut, Amanda Manopo beradu akting dengan Chicco Kurniawan, Reza Arap, Iwa K, Ayu Laksmi, Fajar Nugra, hingga Seroja Hafiedz.
Rencananya film ini bakal tayang di seluruh bioskop Indonesia pada Desember 2023. (ddy/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin