Tengok saja bagaimana tahun 2011 silam. Sate berada dalam urutan 15 dalam World’s 50 Most Delicious Foods atau 50 Hidangan Paling Lezat di Dunia. Selanjutnya pada 2023 lalu, sate mampu mengalahkan ketenaran sambal, laksa, dan rendang.
Setidaknya dua prestasi yang dicapai melalui cita rasa sate ini mampu menambah khasanah dan ketenaran masakan Indonesia ke luar negeri. Dibalik kelezatan sate yang mendunia tersebut. Masyarakat di Indonesia tentu sepakat ada dua kiblat utama di Indonesia untuk urusan makanan yang satu ini.
Pertama yakni Sate Padang. Dan kedua adalah Sate Madura. Meski sama-sama mengusung nama sate, ternyata dalam penyajiannya, keduanya memiliki perbedaan dalam beberapa hal mulai dari bahan, cara penyajian, dan rasa.
Dirangkum dari beberapa sumber, berikut ini adalah perbandingan antara Sate Padang dan Sate Madura yang memiliki cita rasa yang begitu melegenda di Indonesia :
1. Asal usul daerah
Dari namanya saja bisa diketahui, bila Sate Madura berasal dari Pulau Madura yang ada di Provinsi Jawa Timur. Hidangan ini telah menjadi ikon kuliner dari daerah Pulau Madura bahkan Jawa Timur.
Makanan ini cukup familiar di Indonesia. Sedangkan Sate Padang berasal dari Kota Padang tepatnya di Provinsi Sumatera Barat. Sate Padang telah telah menjadi bagian dari kuliner Minang yang melegenda dan tersebar ke santero nusantara.
2. Komposisi bahan dan bumbu
Pada Sate Madura disajikan menggunakan daging ayam dan daging kambing sebagai sajian bahan utama. Daging biasanya dipotong kecil dan ditusuk dengan bambu atau tusukan sate.
Untuk bumbu sate Madura biasanya terbuat dari kecap manis, gula Jawa, bawang putih, bawang goreng, kacang tanah goreng yang ditumbuk halus.
Kemudian bahan ini dicampur dengan bahan lain seperti petis, kemiri, dan garam. Sate ayam umumnya disajikan dengan bumbu kacang, sementara sate kambing disajikan dengan kecap manis. Dalam sajiannya biasanya turu ditambah irisan bawang merah.
Ciri khasnya, sate Madura sering menggunakan irisan daging yang lebih kecil. Sebagai pelengkap hidangan, disajikan bersama nasi putih atau lontong.
Sedangkan untuk sate Padang bahannya lebih bervariasi. Selain menggunakan daging ayam dan kambing. Sate Padang juga menggunakan jeroan seperti hati, usus, dan lidah.
Ciri khas sate Padang terletak pada saus kuah kuning yang terbuat dari tepung beras yang dicampur kaldu daging dan jeroan, kunyit, jahe, bawang putih, ketumbar, lengkuas, jintan putih, bubuk kari, dan garam.
Sate Padang terbagi menjadi dua jenis, yaitu Sate Padang Pariaman dan Padang Panjang. Perbedannya hanya pada cita rasa saus bumbu kuningnya.
3. Cita Rasa
Untuk urusan rasa, Sate Madura cenderung terasa manis gurih dengan sentuhan rempah yang khas. Kecap manislah yang mendominasi cita rasa yang lezat. Di sisi lain, Sate Padang lebih dikenal dengan rasa pedas yang kuat karena kuah kacangnya yang beraroma pedas dan gurih.
4. Cara penyajian
Lain daerah lain pula penyajiannya. Sate Madura disajikan dengan tusukan sate yang lebih panjang dan lebar. Porsinya lebih besar dan sering pula disajikan dengan potongan lontong atau ketupat serta irisan timun dan bawang merah.
Sebaliknya, Sate Padang memiliki tusukan sate yang lebih pendek dan tipis. Biasanya disajikan dengan kuah kacang, nasi putih, telur rebus, dan kerupuk.
Nah, untuk kamu lebih suka mana nih. Sate Padang atau Sate Madura. Tidak ada salahnya mencoba keduanya untuk menambah pengalaman akan khasanah kekayaan kuliner nusantara. Selamat Mencoba. (*)
Editor : Niklaas Andries