Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Patenkan Varietas Durian Lokal Unggul

Ali Sodiqin • Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:00 WIB
patenkan-varietas-durian-lokal-unggul
patenkan-varietas-durian-lokal-unggul


BAGI pencinta durian, Banyuwangi tak ubahnya ”kepingan surga” yang dikirimkan Tuhan Yang Maha Esa ke dunia. Ribuan, bahkan mungkin puluhan hingga ratusan ribu pohon durian, tumbuh subur di kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini.



Berbanding lurus dengan banyaknya jumlah pohon yang tumbuh, produksi durian di Bumi Blambangan pun sangat melimpah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, tahun 2020 lalu jumlah produksi durian di Banyuwangi mencapai 5 ribu ton lebih. Tepatnya 5.065 ton. Sedangkan di tahun 2019, jumlah produksi durian Banyuwangi sebanyak 2.279,5 ton.



Padahal, tahun lalu dan tahun 2019 banyak pohon durian yang gagal panen karena faktor cuaca yang kurang mendukung. Sedangkan pada 2018, jumlah produksi durian di kabupaten the Sunrise of Java ini mencapai 5.242,8 ton.



Melimpahnya hasil produksi tersebut juga ditopang dengan keberadaan banyak varietas durian lokal unggul. Ada durian merah yang sudah terkenal hingga mancanegara, durian oranye, durian pelangi, durian boneng, durian bawor, durian maling, dan lain sebagainya.



Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Arief Setiawan melalui Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan dan Hortikultura Ilham Juanda mengatakan, ada sejumlah kecamatan yang menjadi penghasil terbesar buah durian di Bumi Blambangan. Di antaranya Kecamatan Songgon, Kalipuro, Licin, serta Glenmore dan Kalibaru.



Ilham menuturkan, sejumlah varietas durian unggul telah ”dipatenkan”, yakni telah menjadi potensi indikasi geografis (IG) durian Banyuwangi. Sedikitnya dua varietas durian merah telah dipatenkan, yakni durian Merah Balqis dan durian Merah Sunrise of Java (SOJ). ”Selain itu, ada pula beberapa varietas durian unggul lainnya yang sudah didaftarkan yakni durian boneng, durian bawor, dan durian maling,” ujarnya.



Lebih jauh Ilham menuturkan, bukan tanpa alasan salah satu varietas lokal unggul tersebut dijuluki durian maling. Dikatakan, sebutan durian maling tersebut disematkan lantaran durian asal Kecamatan Songgon itu, memiliki cita rasa yang sangat enak. ”Saking enaknya, dahulu yang punya durian itu sampai tidak kebagian karena buahnya dicuri orang,” bebernya.



Sementara itu, salah satu penikmat durian, Yanto, mengatakan, menikmati durian lokal Banyuwangi menawarkan sensasi rasa berbeda dibandingkan buah durian dari daerah lain, terutama durian asal Bali. ”Menurut saya, rasa durian lokal Banyuwangi lebih legit. Aromanya juga lebih kuat dibandingkan durian asal Bali yang banyak dijual di pasaran,” kata pria asal Kecamatan Singojuruh tersebut.


Editor : Ali Sodiqin
#manggis #banyuwangi