Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Warga Jembrana Bali Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Sungai di Wongsorejo Banyuwangi: Dugaan Korban Pembunuhan, Keluarga Ungkap Kejanggalan

Niklaas Andries • Rabu, 12 Maret 2025 | 17:49 WIB

KEJANGGALAN: Keluarga Komang meminta polisi mengusut kematian korban
KEJANGGALAN: Keluarga Komang meminta polisi mengusut kematian korban
Radarbanyuwangi.id – Masih ingat dengan kasus penemuan mayat di Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi pada Senin (10/3) lalu.

Korban diketahui bernama Komang Kusumajaya, 37, warga Banjar Wali Desa Yehembang Kecamatan Mendoyo, Jembrana Bali.

Komang ditemukan di sepian sungai kala itu. Namun bukan itu yang menjadi pertanyaan pihak keluarga saat ini. Korban Korban diduga menjadi  korban pembunuhan.

Atas dugaan ini pihak keluarga mendesak agar polisi kasus kematian korban diusut.

membenarkan bahwa, mayat yang ditemukan di tepian sungai Banyuwangi merupakan warganya.

”Memang warga Yehembang, saya juga sudah datang ke rumah duka untuk memastikan dan berbelasungkawa,” ujar Perbekel Yehembang I Made Semadi.

Perbekel menyampaikan informasi dari keluarga bila Komang meninggalkan rumah bersama temannya, Putu Saputra Adinata alias Gading, pada Minggu (9/3) sekitar pukul 08.00 Wita.

Korban saat itu berpamitan berangkat ke Banyuwangi.

Korban bersama Gading rencananya akan mengambil motor miliknya yang seminggu sebelumnya dibawa Gading.

Hal ini bermula dari ketidakjujuran Gading mengenai mengenai motor korban. Dia tidak memberikan informasi yang jelas terkait motor korban.

Tak dinyana motor korban telah digadaikan di Banyuwangi.

”Hari Minggu ke Banyuwangi sama temannya yang mengadaikan motornya,” jelasnya.

Namun anehnya, sehari setelah pergi ke Banyuwangi pada  Senin (10/3). Gading justru datang ke rumah korban sendirian.

Keluarga korban lantas menanyakan keberadaan korban. Gading hanya menjawab bila Komang masih tidur di daerah Desa Delodberawah.

Keanehan pun muncul. Menurut pengakuan Gading kepada ibu korban, korban akan pergi ke Lombok, NTB untuk bekerja.

Jawaban itu dinilai keluarga mencurigakan, karena tidak mungkin korban langsung berangkat tanpa pamitan kepada orang tuanya.

Keluarga korban awalnya percaya bahwa korban berada di Desa Delodberawah. Namun ternyata setelah ditunggu sampai sore korban tidak datang.

Justru datang kabar duka. Sekitar pukul 18.00 Wita, ada kabar yang memberitahukan bahwa Komang ditemukan tewas di tepi sungai Wongsorejo, Banyuwangi.

Selama di Banyuwangi korban sempat membalas pesan pamannya. Dalam percakapan dengan korban Minggu malam mengatakan bahwa korban sudah berada di Pelabuhan Gilimanuk.

Lantas keluarga mencurigai yang membalas pesan bukan korban. Sedangkan Gading, setelah pulang ke rumah korban sendirian, kemudian menghilang tanpa jejak.

Karena itu, korban dicurigai menjadi korban pembunuhan dan mayatnya dibuang.  Pihak keluarga mendesak kepolisian untuk mengusut kasus tersebut. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#Kecamatan Mendoyo #mayat #perbekel #jembrana #bali #korban #kecamatan wongsorejo #banyuwangi #Pembunuhan