Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Banyuwangi Luncurkan Layanan Kesehatan Online Gratis via WhatsApp 24 Jam

Ali Sodiqin • Senin, 22 Juni 2026 | 09:00 WIB
Banyuwangi luncurkan Oasis Wangi, layanan konsultasi kesehatan 24 jam via WhatsApp gratis bersama Noora Health untuk warga seluruh puskesmas. (banyuwangikab.go.id)
Banyuwangi luncurkan Oasis Wangi, layanan konsultasi kesehatan 24 jam via WhatsApp gratis bersama Noora Health untuk warga seluruh puskesmas. (banyuwangikab.go.id)

RADARBANYUWANGI.ID - Bayangkan warga bisa bertanya soal kesehatan tanpa antre puskesmas, cukup lewat WhatsApp dan dijawab tenaga medis 24 jam. Inilah terobosan baru yang tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui platform digital Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi (Oasis Wangi), dengan dukungan organisasi kesehatan global Noora Health.

Program ini resmi dipaparkan Executive Director of Product and Tech Noora Health Global, Anubhav Arora, kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata, Jumat (20/6/2026). Targetnya jelas: mempercepat akses layanan kesehatan berbasis digital tanpa hambatan aplikasi tambahan.

Konsultasi Kesehatan Tanpa Aplikasi, Cukup WhatsApp

Melalui sistem ini, warga dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di puskesmas terkait berbagai keluhan, mulai dari kesehatan ibu dan anak hingga penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan jantung.

Menariknya, layanan ini berbasis WhatsApp dan sepenuhnya gratis.

“Pertanyaan warga seputar kesehatan yang dikirim melalui WhatsApp akan langsung direspon oleh nakes. Sehingga warga tidak perlu mengunduh aplikasi baru,” kata Anubhav Arora.

Setiap pertanyaan akan ditindaklanjuti dengan rekomendasi medis, mulai dari perawatan mandiri di rumah hingga rujukan ke fasilitas kesehatan jika diperlukan.

Dari Edukasi hingga Rujukan Cepat

Sistem telekonsultasi ini tidak hanya menjawab keluhan, tetapi juga berfungsi sebagai edukasi kesehatan awal. Nakes akan memberikan panduan tindakan preventif agar warga dapat mengambil keputusan cepat sebelum kondisi memburuk.

“Dengan konsultasi semacam ini, para nakes juga akan menyarankan apakah cukup perawatan mandiri atau harus segera ke puskesmas atau rumah sakit,” tambah Anubhav.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengapresiasi inovasi ini karena dinilai mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Banyuwangi secara menyeluruh. Ia berharap layanan ini mendorong deteksi dini agar warga tidak datang dalam kondisi terlambat.

Uji Coba di Tiga Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, menyebut sistem ini masih dalam tahap pematangan bersama Noora Health. Para nakes juga telah mengikuti workshop untuk memastikan respons layanan berjalan optimal.

Sebagai tahap awal, Oasis Wangi akan diuji coba di tiga puskesmas: Puskesmas Bajulmati, Puskesmas Mojopanggung, dan Puskesmas Kabat.

“Target kami akhir 2026 atau awal 2027 sudah menjangkau seluruh warga,” ujar Amir.

Program ini melanjutkan kerja sama sebelumnya melalui Care Companion Program (CCP) yang telah berjalan sejak 2025, menandai langkah Banyuwangi menuju ekosistem layanan kesehatan digital yang lebih inklusif dan responsif. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Oasis Wangi #Telekonsultasi kesehatan #Puskesmas Banyuwangi #Noora Health #Layanan Digital