Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

RSUD Blambangan Banyuwangi Terapkan Anestesi Blok Saraf, Operasi Patah Pergelangan Tangan Tanpa Nyeri dan Lebih Aman

Syaifuddin Mahmud • Selasa, 10 Februari 2026 | 09:00 WIB
Operasi patah tulang pergelangan tangan dengan kondisi pasien sadar di RSUD Blambangan berlangsung sukses.
Operasi patah tulang pergelangan tangan dengan kondisi pasien sadar di RSUD Blambangan berlangsung sukses.

RADARBANYUWANGI.ID – Inovasi pelayanan kesehatan terus dilakukan RSUD Blambangan Banyuwangi.

Terbaru, rumah sakit milik Pemkab Banyuwangi tersebut sukses menerapkan teknik anestesi blok saraf pada operasi patah tulang pergelangan tangan, sebuah metode modern yang memungkinkan pasien tetap sadar tanpa merasakan nyeri selama tindakan berlangsung.

Dengan teknik ini, pasien tidak perlu menjalani anestesi umum. Selama operasi, pasien tetap dalam kondisi sadar, namun area yang dioperasi benar-benar mati rasa. Alhasil, proses tindakan berlangsung lebih nyaman, aman, dan minim keluhan.

Minim Risiko, Pasien Lebih Nyaman

Teknik anestesi blok saraf ini dilakukan untuk meminimalkan komplikasi anestesi sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien.

Dalam prosedur tersebut, dokter anestesi memberikan anestesi regional berupa blok saraf di area ketiak dan leher kiri, dengan panduan ultrasonografi (USG) guna memastikan ketepatan dan keamanan tindakan.

Metode ini ditangani langsung oleh dokter anestesi berpengalaman, sehingga proses penyuntikan anestesi lebih akurat dan efektif.

“Pasien tidak merasakan nyeri sama sekali pada area operasi, tetapi tetap sadar. Ini sangat membantu, terutama untuk pasien tertentu,” ujar salah satu tim medis RSUD Blambangan.

Efektif untuk Operasi Lengan hingga Jari

Anestesi blok saraf diketahui sangat efektif untuk berbagai tindakan bedah pada:

Dibandingkan anestesi umum, teknik ini terbukti mampu mengurangi risiko efek samping, seperti mual, muntah, gangguan pernapasan, hingga komplikasi kardiovaskular.

Selain itu, anestesi blok saraf juga memberikan manfaat tambahan berupa:

Kolaborasi Tim Medis Berkompeten

Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari koordinasi solid tim medis RSUD Blambangan. Prosedur bedah dilakukan oleh dokter spesialis ortopedi dr Ananta Naufal Habibi, SpOT, dengan dukungan anestesi dari dr I Dewa Gede Tresna Rismantara, MBiomed, SpAn-Ti, FACA, beserta tim bedah profesional.

Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa RSUD Blambangan mampu menerapkan teknik anestesi terkini (up to date) sesuai standar medis nasional, dengan mengedepankan keamanan dan kenyamanan pasien.

Solusi untuk Pasien dengan Penyakit Penyerta

Tak hanya meningkatkan kenyamanan, teknik anestesi blok saraf juga menjadi solusi penting bagi pasien dengan risiko tinggi, khususnya mereka yang memiliki:

Pada kondisi tersebut, anestesi umum kerap dinilai berisiko tinggi. Dengan anestesi blok, pasien tetap dapat menjalani operasi dengan risiko yang jauh lebih rendah dan proses pemulihan yang lebih cepat.

Komitmen Pelayanan Kesehatan Modern

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Blambangan Banyuwangi dr Asiyah menegaskan bahwa penggunaan anestesi blok saraf merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan bedah modern, efektif, dan aman.

“Anestesi blok menjadi pilihan utama yang efektif dan aman dalam mendukung pelayanan bedah, sekaligus mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien,” ujarnya.

Menurut Asiyah, langkah tersebut sejalan dengan komitmen Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam memastikan layanan kesehatan yang optimal, mudah dijangkau, cepat, tepat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Banyuwangi.

Dengan keberhasilan ini, RSUD Blambangan Banyuwangi kembali menegaskan perannya sebagai rumah sakit rujukan daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi medis, demi memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. (aif)

Editor : Ali Sodiqin
#rsud blambangan #Anestesi Blok Saraf