Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Varises Bisa Gagalkan Seleksi Sekolah Kedinasan, Dokter RS Al Huda Banyuwangi Ungkap Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Kaki

Ali Sodiqin • Selasa, 27 Januari 2026 | 07:00 WIB

dr. Mochamad Bagus Rifnaputra, Sp. BTKV., M. Ked. Klin
dr. Mochamad Bagus Rifnaputra, Sp. BTKV., M. Ked. Klin

RADARBANYUWANGI.ID – Pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU) menjadi salah satu tahapan krusial dalam proses seleksi sekolah kedinasan.

Tak hanya jantung, paru-paru, dan penglihatan, kondisi kesehatan kaki, khususnya yang berkaitan dengan varises, juga menjadi perhatian serius tim medis dalam menentukan kelulusan peserta.

Dokter Spesialis Bedah Toraks Kardiak dan Vaskular (BTKV) RS Al Huda Banyuwangi, dr. Mochamad Bagus Rifnaputra, Sp.BTKV., M.Ked.Klin., menjelaskan bahwa varises merupakan gangguan pada pembuluh darah vena yang ditandai dengan pembesaran, pembengkakan, dan pembuluh darah yang berkelok atau terpuntir.

Secara kasat mata, varises kerap tampak berwarna biru atau ungu tua, terutama di area betis dan kaki.

“Varises terjadi karena aliran darah balik ke jantung tidak berjalan optimal. Bisa disebabkan oleh penyumbatan atau pembekuan darah, sehingga darah menumpuk di pembuluh vena,” jelas dr. Bagus.

Bisa Menyebabkan Nyeri Hingga Pecah Pembuluh

Menurutnya, varises bukan sekadar persoalan estetika. Pada tahap awal, penderita biasanya merasakan pegal, kram, cepat lelah, hingga rasa tidak nyaman saat berdiri atau berjalan lama. Namun jika kondisinya semakin parah, varises dapat menimbulkan komplikasi serius.

“Pada kondisi tertentu, pembuluh darah bisa pecah dan menyebabkan perdarahan. Ini tentu sangat berisiko, terutama bagi calon taruna yang dituntut memiliki kondisi fisik prima,” ungkapnya.

Karena itu, dr. Bagus mengimbau para calon taruna dan peserta seleksi sekolah kedinasan untuk tidak mengabaikan kesehatan kaki.

Pemeriksaan dan konsultasi sejak dini dinilai sangat penting agar kondisi varises dapat ditangani sebelum memasuki tahapan tes kesehatan.

“Varises atau gangguan pada kaki bisa memengaruhi lolos atau tidaknya seseorang dalam tes kesehatan sekolah kedinasan. Maka sebaiknya dikonsultasikan lebih awal,” tegasnya.

Tangani Beragam Kasus Bedah Toraks dan Vaskular

Selain menangani varises, dokter spesialis Bedah Toraks Kardiak dan Vaskular juga melayani berbagai kasus medis lainnya.

Salah satunya adalah penanganan patah atau gangguan tulang dada yang dapat mengganggu fungsi paru-paru. Kondisi ini kerap ditemukan pada korban kecelakaan lalu lintas.

Tak hanya itu, layanan BTKV juga mencakup pemasangan AV Shunt bagi pasien yang menjalani hemodialisis atau cuci darah. AV Shunt berperan penting sebagai akses pembuluh darah jangka panjang bagi pasien gagal ginjal.

Dokter spesialis BTKV juga menangani kasus gangrene, luka kronis, atau borok yang sulit sembuh, terutama pada pasien dengan penyakit penyerta seperti diabetes.

Jadwal Praktik dan Informasi Layanan

Bagi masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya yang membutuhkan layanan Spesialis Bedah Toraks Kardiak dan Vaskular, dr. Mochamad Bagus Rifnaputra praktik di RS Al Huda Banyuwangi setiap Senin, Rabu, dan Jumat, pukul 16.00–18.00 WIB.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, masyarakat dapat menghubungi Sri Handayani, S.Kep.Ners di nomor 0852-0485-0393.

Dengan pemeriksaan dan penanganan yang tepat, gangguan kesehatan seperti varises diharapkan tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda untuk meraih cita-cita masuk sekolah kedinasan maupun menjalani aktivitas sehari-hari dengan optimal. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#rs al huda #sekolah kedinasan #banyuwangi #varises