Di Kabupaten Banyuwangi, kasus kanker mulut rahim juga terus meningkat. Dalam seminggu, rata-rata ada lima hingga 10 kasus baru.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng, Banyuwangi, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk dalam penanganan kanker mulut rahim.
Saat ini, rumah sakit yang berlokasi di Desa Genteng Wetan, kecamatan Genteng, itu menyediakan layanan deteksi dini kanker mulut rahim melalui tes Papsmear maupun Inspeksi Visual Asetat (IVA)).
“Kedua tes itu dapat dilakukan di Poli Kandungan RSUD Genteng,” cetus ahli kandungan dari RSUD Genteng, dr Kamalia SpOG.
Jika hasil tes menunjukkan adanya kelainan, terang dia, pasien dapat menjalani tindakan perawatan mulut rahim untuk meregenerasi sel-sel mulut rahim yang mengalami pembesaran inti sel.
“Tindakan ini bisa dilakukan di RSUD Genteng dengan metode LEEP Cauter, Ablasi Tricholo Asetat, atau Konisasi,” terangnya.
dr Kamila menyebut fasilitas kesehatan di Poli Kandungan RSUD Genteng sudah lengkap, sehingga masyarakat Banyuwangi untuk mendapatkan penanganan kanker mulut rahim tidak perlu lagi berobat ke luar kota.
“Untuk para perempuan yang telah berhubungan badan selama tiga tahun, perlu tes IVA atau Papsmear secara rutin. Deteksi dini kanker mulut rahim dapat meningkatkan peluang kesembuhan,” cetusnya.
Menurut dr Kamila, saat ini RSUD Genteng Loop Electrosurgical Excision Procedure (LEEP Cauter). Ini tindakan untuk mengangkat jaringan serviks yang rusak.
“Anda dapat lebih tenang karena prosedur ini termasuk sederhana, dengan bius lokal dan gunanya penting mencegah komplikasi dan memastikan kondisi sel daerah leher Rahim,” ungkapnya.
Selain LEEP Cauter, jelas dia, tindakan perawatan sel mulut rahim juga bisa dengan ablasi tricholo asetat dan konisasi. “ Masyarakat Banyuwangi jika ada keluhan, ayo berobat ke Poli Kandungan RSUD Genteng,” katanya.(abi)
Editor : Niklaas Andries