Parade kali ini diikuti 72 kontingen. Di antaranya Ikatan Bidan Indonesia cabang Banyuwangi mengambil tema cegah stunting, RS Al Huda mengangkat tema cegah tuberkulosis, sedangkan Persatuan Dokter Gigi Indonesia Cabang Banyuwangi mengangkat tema parade tentang menjaga kesehatan gigi.
Selain parade kesehatan, terdapat juga beberapa stan layanan kesehatan. Diantaranya, stan pemeriksaan kebugaran, pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM), konsultasi gizi, dan kesehatan tradisional (akupuntur). Layanan kesehatan tersebut dilaksanakan tanpa pungutan biaya.
Bupati Ipuk Fiestiandani berharap kepada seluruh insan tenaga kesehatan Baanyuwangi dapat mendukung dan mensukseskan acara tersebut . “Melalui acara HKN ke 58 kami berupaya untuk melakukan promosi dalam rangka untuk meningkatkan kesehatan mayarakat,” ujarnya.
Ipuk berharap, HKN menjadi bagian dari upaya untuk terus mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada kasus kesehatan masyarakat Baanyuwangi. “Kami berharap teman-teman tenaga kesehatan dapat meningkatkan kinerja yang berdampak positif kepada masyarakat,” tuturnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menambahkan, HKN 2022 adalah kolaborasi dari panitia HKN Banyuwangi dengan panitia HKN Jawa Timur. Kegiatan kali ini diikuti oleh lebih dari seribu peserta yang berasal dari Rumah Sakit (RS), Puskesmas, Klinik, tenaga kesehatan yang ada di Banyuwangi. “Selain senam dan jalan sehat, kami juga mengadakan pawai edukasi kesehatan dengan kreatif dan inovatif. Melalui tulisan atau gambar serta properti yang digunakan pawai tersebut kami berharap masyarakat lebih mencerna pembelajaran tentang kesehatan berkelanjutan,” ujarnya.
Amir menambahkan, rangkaian acara HKN tersebut juga berlanjut hari ini (14/11). Pihaknya akan menggelar upacara HKN di halaman Pemkab Banyuwangi. “Selain melaksanakan senam dan jalan sehat, kami akan mengadakan pameran layanan unggulan RS yang menampilkan teknologi terbaru kesehatan. Puncak acara HKN dilaksanakan pada Selasa (15/11) yg dihadiri Gubernur, seluruh Bupati, walikota, Kadinkes, dan Direktur RSUD Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Selain itu, kami juga akan melakukan promosi wisata city tour kepada Direktur RS Se Jawa Timur,” bebernya.
Direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) Blambangan Widji Lestariono menjelaskan, saat ini pihaknya sudah berupaya untuk bersinergi dengan seluruh faskes yang ada untuk bisa terlibat dalam kegiatan HKN ini. “Apalagi HKN tahun 2022 kali ini dipusatkan di Banyuwangi, hal tersebut menjadi semangat tersendiri bagi kami untuk menyelenggarakan lebih baik dan memberikan layanan kesehatan terbaik juga untuk masyarakat,” pungkasnya. (cw5/sgt) Editor : Ali Sodiqin