RADAR BANYUWANGI – Kulit wajah glowing saat hamil memang bisa menjadi “bonus” yang membuat percaya diri meningkat. Namun, kulit cerah dan sehat selama kehamilan tidak cukup dikejar dengan produk skincare. Ibu hamil perlu menggabungkan perawatan kulit yang aman, tidur cukup, pola makan sehat, hidrasi, perlindungan dari matahari, hingga kemampuan mengelola stres.
Perubahan hormon selama kehamilan memang membuat kondisi kulit setiap ibu berbeda. Ada yang tampak semakin bercahaya, tetapi ada pula yang justru mengalami kulit kusam, berminyak, jerawatan, hingga hiperpigmentasi.
Karena itu, keinginan mendapatkan kulit glowing selama kehamilan sebaiknya tidak membuat ibu tergoda menggunakan sembarang produk. Keamanan ibu dan janin tetap menjadi prioritas utama.
Cuci Muka, Tapi Jangan Berlebihan
Langkah paling sederhana untuk menjaga kesehatan kulit adalah rutin mencuci muka.
Ibu hamil dapat mencuci wajah sekitar dua kali sehari untuk membersihkan minyak dan kotoran. Namun, terlalu sering mencuci muka justru dapat menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan kulit.
Kondisi tersebut berpotensi membuat kulit memproduksi minyak secara berlebihan. Karena itu, bersihkan wajah secara menyeluruh, terutama sebelum menggunakan produk perawatan kulit.
Tidur Cukup Bantu Wajah Tetap Segar
Kulit glowing juga tidak bisa dipisahkan dari kualitas istirahat.
Ibu hamil perlu memastikan kebutuhan tidur tercukupi setiap malam. Istirahat yang cukup membantu tubuh tetap bugar sehingga wajah pun terlihat lebih segar.
Jika memungkinkan, waktu istirahat juga dapat ditambah dengan tidur siang. Jangan memaksakan diri ketika tubuh membutuhkan jeda.
Makanan Sehat dan Olahraga Jangan Dilewatkan
Perawatan dari luar perlu diimbangi dengan kebiasaan sehat dari dalam.
Olahraga rutin selama kehamilan, sesuai kondisi dan anjuran tenaga kesehatan, dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi stres, dan menjaga kebugaran tubuh.
Pola makan juga memiliki peran penting. Keinginan mengonsumsi es krim atau makanan cepat saji sesekali mungkin sulit dihindari. Namun, kebutuhan nutrisi tetap harus menjadi perhatian.
Perbanyak konsumsi buah dan sayuran sebagai bagian dari pola makan sehat selama kehamilan.
Air Putih untuk Menjaga Hidrasi
Kulit membutuhkan cairan agar tetap terhidrasi. Karena itu, mencukupi kebutuhan air menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan kulit selama kehamilan.
Hidrasi yang baik tidak hanya berkaitan dengan tampilan kulit. Kecukupan cairan juga mendukung kondisi tubuh ibu selama menjalani kehamilan.
Jangan menunggu haus untuk memperhatikan asupan cairan. Namun, kebutuhan cairan setiap ibu dapat berbeda sehingga tetap sesuaikan dengan kondisi tubuh dan anjuran tenaga kesehatan.
Jangan Biarkan Sinar Matahari Memperparah Flek
Salah satu hal yang perlu diperhatikan ibu hamil adalah paparan sinar matahari.
Paparan sinar ultraviolet berlebihan dapat meningkatkan risiko hiperpigmentasi sehingga perubahan warna kulit selama kehamilan bisa semakin terlihat.
Saat harus beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, ibu dapat menggunakan perlindungan seperti topi dan menghindari paparan matahari secara langsung dalam waktu lama.
Untuk penggunaan produk pelindung kulit, pilih yang sesuai dengan kondisi kehamilan dan kebutuhan kulit.
Skincare Ibu Hamil Harus Aman
Keinginan memudarkan bekas jerawat atau hiperpigmentasi memang wajar. Namun, ibu hamil sebaiknya tidak sembarangan memilih krim wajah atau produk pencerah.
Produk pelembap maupun perawatan kulit sebaiknya digunakan setelah memastikan kandungannya aman untuk kehamilan. Bila ragu terhadap produk topikal maupun obat yang dikonsumsi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan.
Glowing bukan alasan untuk mengambil risiko. Kulit yang sehat selama kehamilan jauh lebih penting daripada mengejar hasil instan.
Glowing Alami Perlu Dipertahankan
Bagi ibu yang mendapatkan pregnancy glow secara alami, menjaga rasa percaya diri juga menjadi bagian dari perawatan diri.
Pilih pakaian yang membuat nyaman dan percaya diri. Namun, tetap perhatikan keamanan selama kehamilan, termasuk menghindari penggunaan sepatu hak yang terlalu tinggi karena dapat memberikan tekanan berlebih pada kaki dan lutut.
Perawatan diri seperti pijat khusus ibu hamil, manikur, atau pedikur juga bisa menjadi pilihan relaksasi selama dilakukan dengan aman dan sesuai kondisi kehamilan.
Memilih warna pakaian yang sesuai dengan warna kulit juga dapat membantu menonjolkan penampilan tanpa harus bergantung pada kosmetik atau produk perawatan tertentu.
Jangan Remehkan Stres
Ada satu hal yang sering luput ketika membicarakan kulit glowing: stres.
Komentar negatif, informasi yang belum tentu benar, hingga mitos seputar kehamilan dapat membuat ibu merasa cemas. Kondisi tersebut sebaiknya tidak dibiarkan berlarut.
Ibu hamil perlu membekali diri dengan informasi yang positif dan tepercaya. Jangan ragu mengabaikan komentar yang justru membuat pikiran semakin terbebani.
Pada akhirnya, kulit glowing selama kehamilan bukan hanya soal wajah yang terlihat cerah. Kesehatan ibu, kecukupan istirahat, nutrisi, hidrasi, perlindungan kulit, perawatan yang aman, serta kondisi mental yang terjaga merupakan bagian dari “glow” yang sesungguhnya. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : Halodoc.com