Kabel Grounding LRT Jabodebek Diputus dan Hendak Ditarik, Gerak-Gerik Terduga Pelaku Terdeteksi CCTV hingga Berujung Diamankan Petugas

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:22 WIB
Petugas keamanan LRT Jabodebek mengamankan terduga pelaku dugaan pencurian aset di Stasiun Cawang, Jakarta Timur, Rabu (12/8) malam. Aksi tersebut terdeteksi melalui pemantauan CCTV. (Antara)
Petugas keamanan LRT Jabodebek mengamankan terduga pelaku dugaan pencurian aset di Stasiun Cawang, Jakarta Timur, Rabu (12/8) malam. Aksi tersebut terdeteksi melalui pemantauan CCTV. (Antara)

RADAR BANYUWANGI - Upaya pencurian aset LRT Jabodebek berhasil digagalkan petugas keamanan di Stasiun Cawang, Jakarta Timur, Rabu (12/8) malam. Seorang terduga pelaku diamankan setelah aksinya terdeteksi melalui kamera pengawas atau CCTV.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.50 WIB. Saat melakukan pemantauan, petugas mendapati kabel grounding dalam kondisi telah terputus. Kabel tersebut terlihat bergerak seperti sedang ditarik seseorang.

Petugas kemudian bergerak cepat dengan menyisir lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Hasilnya, seorang terduga pelaku berhasil ditemukan dan diamankan sebelum membawa lebih jauh aset milik LRT Jabodebek.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika mengatakan, terduga pelaku yang tertangkap tangan langsung dibawa ke Stasiun Cawang untuk menjalani interogasi awal.

"Selanjutnya, petugas menyerahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku," terang Radhitya, dikutip Antara.

Dalam penanganan kasus tersebut, Manager of Security LRT Jabodebek Letkol Pas Yoyok Priambodo juga mengarahkan petugas untuk mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan terduga pelaku.

Barang bukti yang dibawa petugas antara lain satu unit sepeda motor yang disebut milik terduga pelaku dan disimpan di area JPO E, satu unit ponsel, serta sebuah kunci pas.

Yoyok menegaskan, kecepatan respons dan koordinasi petugas di lapangan menjadi faktor penting dalam menggagalkan dugaan pencurian tersebut.

Menurut dia, pengamanan aset bukan hanya berkaitan dengan kepentingan perusahaan. Keberadaan komponen kelistrikan yang tetap dalam kondisi baik juga berkaitan erat dengan aspek keselamatan dan keandalan operasional perjalanan LRT Jabodebek.

"Kesigapan dan koordinasi petugas di lapangan menjadi kunci keberhasilan penanganan kasus upaya pencurian di lingkungan LRT Jabodebek. Kesigapan tim menjadi bentuk upaya menjaga aset perusahaan sekaligus memastikan keselamatan dan keandalan operasional LRT Jabodebek," ujar Yoyok.

Kabel grounding sendiri merupakan salah satu bagian penting dalam sistem proteksi kelistrikan. Komponen tersebut berfungsi membantu mengalirkan arus listrik menuju tanah dalam kondisi tertentu sehingga dapat membantu melindungi peralatan sekaligus menjaga keselamatan sistem kelistrikan.

Karena itu, gangguan maupun kerusakan terhadap komponen tersebut tidak bisa dipandang sebagai persoalan sepele. Selain berpotensi merusak aset, gangguan pada komponen vital sistem kelistrikan dapat berdampak terhadap aspek keselamatan dan kelancaran operasional.

Radhitya pun mengajak masyarakat ikut menjaga berbagai aset fasilitas publik, termasuk infrastruktur LRT Jabodebek. Menurutnya, aset tersebut digunakan untuk menunjang kebutuhan masyarakat sehingga pengamanan menjadi tanggung jawab bersama.

"KAI mengimbau masyarakat untuk turut menjaga aset-aset fasilitas publik, termasuk milik LRT Jabodebek. Gangguan terhadap komponen vital seperti ini berpotensi menimbulkan dampak pada keselamatan dan kelancaran perjalanan, yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas sebagai pengguna," pungkas Radhitya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
pencurian aset LRT kabel grounding Polres Metro Jakarta Timur lrt jabodebek Stasiun Cawang